Majene-Lima Sidik, Sekolah Tarbiyah Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tarbiyah dan Keguruan (TK) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene laksanakan praktik lapangan di SDN NO 40 INPRES PAPPOTA pada Sabtu, (9/12/23).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari salah satu Program Kerja HMJTK yaitu Sekolah Tarbiyah. Yang mana Sekolah Tarbiyah merupakan wadah bagi mahasiswa untuk melatih skill menjadi seorang pendidik yang peka dan solutif dalam menyikapi problem pendidikan yang ada. HMJTK bekerja sama dengan Komunitas Guru Mengajar (KGB) yang menjadi pembina di Sekolah Tarbiyah. Praktek Lapangan ini adalah bentuk implementasi dari materi-materi yang telah di terima selama Sekolah Tarbiyah.

Para guru di SDN no 40 Inpres Pappota sangat antusias dalam menyambut kedatangan mahasiswa Sekolah Tarbiyah.
Kegiatan ini dibuka dengan senam bersama lalu dilanjutkan dengan belajar dan bermain games di kelas. Dimana semua siswa di bagi menjadi tiga fase. Fase pertama kelas I dan kelas II, fase kedua kelas III dan kelas IV, fase ketiga kelas V dan VI.
Para guru di SDN no 40 Inpres Pappota, berharap kegiatan ini bisa rutin dilakukan dan menggunakan berbagai metode yang belum pernah siswa-siswi rasakan selama ini. Dan besar harapan para guru agar program Sekolah Tarbiyah ini dapat membantu siswa-siswi nya lebih percaya diri tampil di depan, memiliki motivasi belajar yang meningkat, dan literasi membaca dan menghitung lebih baik lagi.

Diakhir Nurul Hazirah Hamza selaku ketua umum HMJ Tarbiyah dan Keguruan memberikan tanggapan nya terkait ini.
“Sekolah Tarbiyah ini aktif melakukan pelatihan dan pengkajian setiap pekannya. Selain aktif pelatihan, Sekolah Tarbiyah juga diselingi dengan praktek langsung mengajar ke sekolah-sekolah sebagai bentuk realisasi. Dan kegiatan ini merupakan praktek pertama. Banyak yang perlu dievaluasi untuk kesuksesan mengajar di masa yang akan datang. Maka dari itu saya menyampaikan bahwa praktek mengajar di sekolah akan terus berlanjut, dan tidak menutup kemungkinan kami akan ke sekolah ini lagi untuk praktek selanjutnya,” tutupnya.
Reporter : Babul Sakinah
Editor: Selvi, Devi Amina Putri
Percaya slogan “ala bisa karena biasa”. Semangat berlatih. Semoga skill mengajarnya makin terasah teman-teman
Percaya slogan “ala bisa karena biasa”. Semangat berlatih. Semoga skill mengajarnya makin terasah teman-teman
Percaya slogan “ala bisa karena biasa”. Semangat berlatih. Semoga skill mengajarnya makin terasah teman-teman
Percaya slogan “ala bisa karena biasa”. Semangat berlatih. Semoga skill mengajarnya makin terasah teman-teman
Percaya slogan “ala bisa karena biasa”. Semangat berlatih. Semoga skill mengajarnya makin terasah teman-teman
“Pendidikan adalah senjata paling ampuh di dunia, karena dengan pendidikan kita dapat mengubah dunia.” kata Nelson Mandela. Hal Ini terkait dengan metode sekolah tarbiyah yang digunakan atau diusung untuk mengajarkan anak² di jenjang SD, tidak menutup kemungkinan dapat juga digunakan di jenjang diatasnya, hal inipun juga menyangkut masa depan anak² jaman sekarang, dimana anak² dibentuk agar bisa lebih aktif dalam merealisasikan apa yang telah ia dapatkan. Dengan metode ini, baik guru dan siswa bisa menjalin hubungan lebih dekat dan tidak membuat siswa tegang dalam proses pembelajaran dan siswa dpat lebih mudah mengembangkan skill dan juga kreatif dalam belajar.
Semangat Teman² Smoga dapat menjadi contoh yang baik untuk smuanya dan trus kembangkan skill mengajarnya..Karena GURU itu di GUGUH dan di TIRU…