Majene – Lima Sidik. Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene menggelar kuliah umum bertajuk “Media, Politik, dan Perubahan Sosial” di Aula Gedung Terpadu Lantai 5 STAIN Majene pada Jumat (3/7/26).

Kegiatan ini menghadirkan Guru Besar Ilmu Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si., sebagai narasumber. Kuliah umum dibuka oleh Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Wasilah, S.T., M.T., serta dihadiri Ketua Panitia sekaligus dosen KPI, Ir. Mila Jumarlis, S.Pt., S.Kom., M.Kom., moderator Muhtar, M.I.Kom., mahasiswa KPI sebagai penyelenggara, serta mahasiswa dari berbagai program studi karena kegiatan ini terbuka untuk umum.

Dalam pemaparannya, Prof. Gun Gun Heryanto menjelaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai kekuatan keempat dalam sebuah negara. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami keterkaitan media, politik, dan perubahan sosial sekaligus melihat peluang lulusan KPI yang semakin luas.

“Mudah-mudahan forum ini dapat membuka wawasan mahasiswa tentang media, politik, dan perubahan sosial sehingga semakin banyak yang tertarik mengkaji isu tersebut. Lulusan KPI tidak hanya dapat menjadi dai, tetapi juga berkarier sebagai kreator media, jurnalis, maupun broadcaster yang memiliki peran penting dalam dunia politik karena media merupakan kekuatan keempat dalam sebuah negara,” jelasnya.

Prof. Gun Gun juga mengapresiasi perkembangan STAIN Majene yang dinilainya semakin pesat. Ia optimistis STAIN Majene akan terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul di Sulawesi Barat.

“Saya yakin STAIN Majene akan bertransformasi menjadi IAIN, kemudian UIN, dan menjadi Center of Excellence di Sulawesi Barat,” tambahnya.

Ketua Panitia, Ir. Mila Jumarlis, S.Pt., S.Kom., M.Kom., mengungkapkan bahwa menghadirkan narasumber tingkat nasional membutuhkan proses yang cukup panjang karena padatnya jadwal narasumber. Namun, melalui koordinasi yang baik antara Prodi KPI, pimpinan STAIN Majene, dan Prof. Gun Gun Heryanto, kuliah umum ini akhirnya dapat terlaksana.

“Sejak tahun 2025 kami telah mengundang Prof. Gun Gun, tetapi karena jadwal beliau sangat padat, pelaksanaannya beberapa kali ditunda. Alhamdulillah, melalui komunikasi yang baik, akhirnya kami mendapatkan waktu yang tepat pada awal Juli ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang peserta, Abdul Rahman, mengaku materi yang disampaikan sangat menarik dan menambah pemahamannya mengenai komunikasi politik. Ia berharap Prodi KPI dapat lebih sering menghadirkan kegiatan serupa. Selain itu, ia menyarankan agar pelaksanaan kuliah umum berikutnya dijadwalkan pada pagi hari agar peserta dapat mengikuti materi dengan lebih maksimal.

“Untuk ke depannya, mungkin pelaksanaannya bisa dijadwalkan pada pagi hari karena jika dilaksanakan pada siang hari, konsentrasi peserta biasanya sudah mulai berkurang atau lelah,” harapnya.

Reporter: Ayu
Editor: Dewi Karlina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0