Majene – Lima Sidik. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 di Gedung Auditorium Terpadu STAIN Majene, Selasa (1/9/26).

PBAK 2026 mengusung tema “Membangun Generasi Harmoni: Penguatan Literasi Kerukunan Umat Beragama bagi Mahasiswa Baru STAIN Majene.”

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua STAIN Majene Prof. Dr. Hj. Wasilah, S.T., M.T., Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd., Ketua Senat, para Wakil Ketua, Ketua Jurusan, jajaran dosen, Kepala Bank Tabungan Negara (BTN) Polewali serta para panitia dan mahasiswa baru.

Kurang lebih 479 mahasiswa baru dari berbagai sekolah mengikuti kegiatan PBAK.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Hj. Wasilah, S.T., M.T. yang dirangkaikan dengan pengukuhan dan penyematan almamater kepada perwakilan mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Prof. Wasilah menekankan pentingnya mahasiswa baru memahami serta menerapkan budaya akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, terdapat lima budaya akademik yang perlu diterapkan mahasiswa, yakni: budaya bertanya dan berpikir kritis; budaya membaca, menulis, dan meneliti; budaya integritas dan kejujuran akademik; budaya kolaborasi dan berdiskusi; serta budaya berkontribusi kepada masyarakat.

Sementara itu, Fatri Sagita, S.H.I., M.H., mewakili Ketua Panitia PBAK, berharap seluruh mahasiswa baru dapat menjadi generasi yang mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman.

Selain itu, mahasiswa baru juga diharapkan mampu menghormati perbedaan, menghindari sikap intoleran, serta menjadi agen yang memperkuat kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.

Reporter: Nur Sahsabila
Editor : Ashma Salsabylha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0