Sumber foto : tribunsulbar.com

Sumber foto : tribunsulbar.com

Majene – Lima Sidik. Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene berikan tanggapan mengenai statement Kepala Desa Sumarrang dalam video seminar program kerja KKN di Desa Sumarrang yang beredar.

Ketua Panitia KKN angkatan ke-4, Nur Akifah Janur, M.H. memberikan tanggapan kepada Lima Sidik Via WhatsApp pada Sabtu, (27/01/2024).

“Terkait video yang beredar soal pernyataan dari salah satu Kepala Desa yang menjadi lokasi KKN mahasiswa STAIN, kami dari panitia sudah mengkonfirmasi ke pihak kecamatan, tapi belum ada respons dari mereka. Soalnya Desa ini sebelumnya tidak termasuk sebagai lokasi KKN yang kami ajukan ke Desa, tetapi entah kenapa di Kecamatan dialihkan ke Desa tersebut. Awalnya kami tidak mempersoalkan selama Kepala Desa menerima,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang tidak hadir pada seminar program kerja mahasiswa KKN tidak termasuk dalam tugas dan tanggung jawab DPL.

“Dan soal dosen pembimbing lapangan yang dikatakan oleh Kepala Desa yang tidak hadir pada seminar proker mahasiswa KKN itu tidak termasuk dalam tugas dan tanggung jawab DPL. Tugas DPL hanya memberikan pembimbingan dan arahan ke mahasiswa, dan nanti akan ada jadwal monitoring pada minggu ketiga pelaksanaan KKN,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa panitia beserta dosen pembimbing telah mengantarkan mahasiswa KKN sampai pada Kantor Kecamatan dan meminta pihak Kecamatan untuk meneruskan hal ini kesetiap Desa.

“Terkait statement Kepala Desa yang mengatakan mahasiswa KKN dilepas begitu saja seperti kambing, kami rasa itu kurang tepat. Karena secara ceremonial kami panitia beserta dosen pembimbing telah mengantarkan mahasiswa KKN sampai pada Kantor Kecamatan dan meminta pihak kecamatan untuk meneruskan hal ini ke setiap Desa untuk datang menjemput mahasiswa KKN di Kecamatan. Begitu SOP yang kami terapkan dalam pelaksanaan KKN, dan itu sudah kami sampaikan jauh hari sebelumnya melalui surat,” tuturnya.

Terakhir, panitia KKN dan Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) akan bertemu langsung dengan pihak Kecamatan dan Desa untuk mendiskusikan persoalan ini.

Reporter: Nur Ainung
Editor: Annida Indah Khofiyah

71 thoughts on “Kades Sumarrang Mispersepsi, Panitia KKN STAIN Majene Beri Klarifikasi”

  1. Jngan terlalu mengomentari kampus, kampus yang besarkan organisasi, jangan jatuhkan citra kampus hanya dengan berita yg tidak berbobot dan hanya merusak nama kampus. Seharusnya sebagai mahasiswa apalagi pemegang organisasi bisa memilah dan memilih yg mana yang harus dijadikan berita dan yang mana tidak pantas dijadikan sebagai berita kampus.

  2. Seharusnya ini dibawa saja ke ranah hukum karena sudah menjadi viral dan merusak nama kampus.. Dan desa yang bersangkutan diblacklist saja dari daftar lokasi KKN STAIN Majene….

  3. Seharusnya ini dibawa saja ke ranah hukum karena sudah menjadi viral dan merusak nama kampus.. Dan desa yang bersangkutan diblacklist saja dari daftar lokasi KKN STAIN Majene….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0