Sumber : Arsip STAIN Majene

Majene – Lima Sidik. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene berencana membentuk sebuah Paguyuban Antar Pemilik Indekos di sekitaran kampus sebagai bentuk upaya pencegahan tindak kriminalitas.

Baru-baru ini, telah terjadi tindak kriminalitas yang menimpa salah satu Mahasiswa dan Dosen STAIN Majene. Dan hingga saat ini pelaku belum kunjung ditangkap.

Pihak kampus, dalam hal ini Wakil Ketua I STAIN Majene, Muliadi memberikan tanggapan terkait kasus yang menimpa Mahasiswa dan Dosen STAIN Majene. Ia menyampaikan bahwa lembaga kampus berupaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban warga khususnya yang tinggal disekitaran STAIN Majene.

Saat ditemui di Gedung Rektorat Lantai I STAIN Majene, Muliadi menyampaikan ada 3 upaya yang dilakukan oleh STAIN Majene untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

Pertama, mengusulkan atau membentuk adanya sebuah Paguyuban antar pemilik indekos yang bertujuan agar bisa menjadi wadah komunikasi satu sama lain dalam hal menjaga keamanan para penghuni indekos.

Selain itu, Paguyuban juga memudahkan lembaga kampus dalam hal berkomunikasi dengan pemilik indekos karena lembaga kampus memiliki kewajiban moril seperti bertanggung jawab terhadap warga kampus.

Kedua, mengusulkan kepada Pemerintah Daerah agar dapat membuat aturan terkait indekos yang ada di Kab. Majene baik itu dari segi pendirian dan keamanan indekos tersebut. Dalam hal keamanan, perlu adanya aturan yang dikeluarkan langsung oleh Pemda Kab. Majene seperti mengatur indekos Laki-laki dan perempuan, batas keluar dan kunjungan malam, dan sebagainya.

Lebih lanjut, pihak kampus berupaya untuk berkomunikasi kepada pihak berwajib untuk memperketat keamanan di wilayah sekitar rumah dan indekos yang ada di Majene.

Ketiga, lembaga kampus berencana memperluas wilayah keamanan bukan hanya lingkup kampus saja tetapi juga luar kampus.

“Kami berencana memperluas wilayah keamanan. Sekuriti kampus bisa membantu memantau keamanan di sekitar kampus namun pelru dikomunikasikan terlebih dahulu dengan pihak keamanan setempat agar tidak ada miskomunikasi,” tuturnya saat diwawancarai di Gedung Rektorat Lantai I pada Kamis, (20/07).

Reporter : Annida Indah Khofiyah
Editor : Divisi Litbng

60 thoughts on “Kriminalitas Hantui Warga Kampus, STAIN Majene Bentuk Paguyuban?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0