Majene – Lima Sidik. Nirwan Wahyudi AR., dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, kembangkan aplikasi bernama Dakwah Maps.

Aplikasi ini merupakan platform digital yang lahir dari hasil disertasinya dan berfungsi sebagai alat bantu dalam pemetaan medan dakwah. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan strategi dakwah dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih signifikan.

Dakwah Maps yang sementara dikembangkan ini merupakan versi prototipe atau model eksperimental, dengan data yang dihimpun dari 10 masjid representatif di Kabupaten Majene.

Dalam wawancara dengan Lima Sidik melalui WhatsApp, Nirwan menjelaskan bahwa Dakwah Maps dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek akademik.

“Aplikasi ini sangat relevan dan bisa digunakan oleh dosen dan mahasiswa STAIN Majene, khususnya bagi yang ditugaskan sebagai pendakwah atau mubalig di masjid yang menjadi lokus penelitian. Selain itu, juga bisa digunakan sebagai media pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Pengembangan aplikasi ini bertujuan untuk mendigitalisasi peta dakwah agar strategi dakwah lebih terarah, berbasis data, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, Dakwah Maps juga bermanfaat bagi mahasiswa sebagai referensi dalam kajian dakwah, penelitian, serta panduan dalam merancang program dakwah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Aplikasi ini menyediakan data strategis yang membantu mahasiswa memahami kondisi dakwah di lapangan dan merancang pendekatan yang lebih efektif.

Nirwan menyatakan bahwa aplikasi ini berpotensi memberikan dampak positif terhadap peningkatan akreditasi program studi, karena dapat menjadi inovasi akademik yang mendukung penguatan tridarma perguruan tinggi.

Namun, pengembangan aplikasi ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Nirwan Wahyudi AR mengakui bahwa proses penelitian dilakukan secara mandiri, sehingga ia harus bekerja sendiri dalam setiap tahapannya. Selain itu, ia juga menghadapi tantangan teknis karena latar belakang keilmuannya bukan dari bidang teknologi.

“Riset yang saya lakukan bersifat mandiri, sehingga seluruh prosesnya harus dikerjakan secara mandiri, mulai dari prapenelitian, penelitian, hingga pascapenelitian. Selain itu, secara akademik, latar belakang keilmuan saya bukan murni di bidang teknologi, sehingga saya harus membekali kompetensi secara autodidak dalam pengembangan prototipe ini,” ujarnya.

Terkait cara penggunaan aplikasi, Nirwan Wahyudi AR menjelaskan bahwa Dakwah Maps tersedia dalam dua versi, yaitu mobile dan web.

“Ada dua cara menggunakan Dakwah Maps. Pertama, versi mobile dapat digunakan setelah menginstal aplikasi pada perangkat smartphone. Kedua, aplikasi dapat langsung diakses melalui versi web. Setelah aplikasi terbuka, pengguna dapat mengakses fitur utama yang mencakup data profil masjid, karakteristik jemaah, isu prioritas dakwah, dan preferensi organisasi keagamaan masyarakat,” paparnya.

Di akhir wawancara, ia menyampaikan harapannya agar aplikasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan melibatkan berbagai pihak.

“Prototipe aplikasi ini diproyeksikan untuk dikembangkan lebih lanjut secara kolaboratif, baik dengan pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, terutama praktisi dan akademisi dakwah. Semoga harapan ini terwujud agar manfaatnya dapat diperluas, dari skala kabupaten ke provinsi, hingga cakupan yang lebih luas,” pungkasnya.

Reporter: Nurul Aizah
Editor: Ainung Salim

2 thoughts on “Dosen STAIN Majene Ciptakan Aplikasi “Dakwah Maps” untuk Mempermudah Pemetaan Medan Dakwah”

  1. It’s perfect time to make some plans for the future and it is time to be happy. I’ve read this post and if I could I want to suggest you few interesting things or suggestions. Maybe you can write next articles referring to this article. I want to read more things about it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0