Tammerodo Utara – Lima Sidik. Permukaan Pantai Lombongan, Desa Tammerodo Utara, Kab. Majene menjadi lokasi penanaman ratusan bibit mangrove dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan mengusung tema “Kolaborasi Pemuda untuk Lingkungan” pada Jumat-Sabtu, (27-28/10).

Kegiatan ini diawali dengan sharing session dengan materi dasar-dasar mangrove yang di bawakan langsung oleh Sekretaris MLC Baluno, Anca dan materi kedua tentang lingkungan oleh Komunitas KRB-PAL.

Kegiatan dilanjutkan dengan apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda oleh siswa SMPN 4 Sendana dan SMKN 7 Majene lalu penanaman mangrove oleh beberapa peserta dari kalangan siswa, Komunitas Tangga Edukasi, Leppami Majene, KSR Majene, Jabrik 92 Sulbar, KRB-PAL, KKN UNM dan Mapala STAIN Majene.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tammerodo Utara menceritakan sejarah lahirnya Sumpah Pemuda sekaligus memberikan wejangan terkait langkah yang harus ditempuh pemuda hari ini.

“Jika dulu pemuda berjuang untuk meraih kemerdekaan maka hari ini pemuda berjuang untuk mengisi kemerdekaan agar kedepan Negara kita bisa lebih maju karena ditangannya lah nasib negara kita kedepan ditentukan,” tutur Muliadi.

Ketua SAMPAN mengungkapkan korelasi antara penanaman mangrove dan Hari Sumpah Pemuda.

“Melihat keadaan sungai yang semakin hari terkikis oleh air dan sudah mulai mendekati pemukiman maka kami berinisiatif untuk melakukan penanaman dengan memanfaatkan momentum Hari Sumpah Pemuda. Dengan momentum ini, kami mencoba kolaborasi dengan beberapa perwakilan sekolah dan komunitas yang ada di Kab. Majene dan Polewali untuk bergabung meyukseskan kegiatan Sumpah Pemuda dan penanaman mangrove,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan harapan agar kegiatan seperti ini tetap lestari.

“Kami sebagai pemuda yang terangkul dalam sebuah komunitas SAMPAN berharap kegiatan-kegiatan yang bersifat positif terus dilaksanakan salah satunya Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diisi dengan pengetahuan dan penanaman mangrove. Semoga pohon mangrove yang kita tanam hari ini bisa tumbuh dengan subur sehingga bisa mencegah erosi dan dapat melahirkan kehidupan baru untuk flora dan fauna,” tuturnya.

Salah satu peserta kegiatan ini, Nurmayanti mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat menarik untuk diikuti.

“Kesan saya mengikuti kegiatan ini sangat menarik karena melibatkan beberapa kalangan dalam merawat lingkungan dengan melakukan penanaman mangrove. Apalagi dalam kegiatan ini terdapat sharing session sehingga menambah wawasan kita tentang mangrove yang sangat berperan penting bagi lingkungan kita,” tutupnya.

Reporter: Abd. Hamid
Editor: Annida Indah Khofiyah

62 thoughts on “Rayakan Hari Sumpah Pemuda, Komunitas Mapala STAIN Majene Ikut Serta Jadi Relawan Tanam Ratusan Mangrove”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0