Majene – Lima Sidik. Suasana sedih seketika bergejolak di gedung aula BPMP Majene Sulawesi Barat. Pasalnya, pada hari kedua kegiatan Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Pemateri sekaligus Trainer dari Makassar, Erwin Saputra. Ia memberikan motivasi kepada Mahasiswa Baru yang membuat suasana ruang pecah akan haru.

Salah satu motivasi yang di ucapkan Erwin Saputra kepada seluruh mahasiswa baru.

“Ingatlah perjuangan orang tua, kenapa kita semua bisa berada di kampus malaqbi ini, alasannya cuman satu yaitu orang tua ingin melihat anak-anak mereka bahagia dan mengenyam pendidikan yang terbaik dan renungilah semua tetes keringat orang tua, mereka rela melakukan apa saja demi anak-anaknya supaya bisa merasakan bangku kuliah,” tuturnya saat membawakan materi yang berjudul Menjadi Mahasiswa yang Unggul dan Kreatif.

Peristiwa tersebut membuat seluruh mahasiswa baru meluapkan perasaan sedihnya terutama anak rantau yang jauh dari orangtuanya.

Tidak hanya mahasiswa baru saja, tetapi panitia juga tak kuasa membendung kesedihannya saat mendengarkan lontaran motivasi sang pemateri.

Dalam pemaparan materi yang dibawakan oleh Erwin Saputra, ia menyampaikan bagaimana menjadi mahasiswa yang unggul dan kreatif itu dimulai dari mereka menjadi pribadi yang baik, punya aktivitas sosial yang bagus, dan mereka aktif di kegiatan-kegiatan sosial.

Selain itu, mereka juga nemiliki visi masa depan yang kuat, dimulai dari perencanaan hidup yang matang sehingga nantinya saat mereka memulai impian-impiannya mereka dengan mudah mencapainya.

Banyak orang sukses diluar sana yang memulai dengan menuliskan rencana mimpinya.

Adapun dalam wawancara singkat bersama Erwin, ia berharap Mahasiswa baru yang akan berkuliah di STAIN Majene nantinya bisa belajar banyak hal.

“Kita berharap anak-anak di STAIN Majene ini bisa melalui itu dan dengan pengalaman yang ada selama 4 tahun ini nantinya mereka bisa belajar banyak hal, mendapatkan nilai akademik yang memadai, punya adaptsi lingkungan belajar yang bagus, dan mereka punya keinginan untuk bergabung di organisasi-organisasi.

Organisasi itu sangat apik untuk melatih mental, empati, tanggung jawab dan kedisiplinan, mereka,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan harapannya terkhusus untuk STAIN Majene kedepannya.

“Kita berharap nantinya STAIN Majene ini bisa terus maju menjadi IAIN dan bahkan bisa menjadi Universitas negeri yang unggul di Majene dan itu salah satunya bisa menjadi pilar kokoh pembangunan karakter sumber daya manusia yang ada di Sulawesi Barat,” tutupnya.

Reporter : Divisi Reportase

Editor : Divisi Litbang

65 thoughts on “Tangis Pecah Saat Pemaparan Materi Hari Kedua PBAK, Ada Apa?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0