Majene – Lima Sidik. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene gelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Perayaan Wisuda Angkatan ke-IV, di Auditorium Gedung Terpadu STAIN Majene, Kamis, (02/05/2024).
Sidang Senat Terbuka dibuka oleh Ketua Senat STAIN Majene, Drs. Muhammad Mawardi, Dj., Lc. M.Ag., dan dihadiri Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Wasilah, S.T., M.T., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Barat (Sulbar) Prof. Dr. K.H. M. Napis Djuaeni, MA., Anggota Senat STAIN Majene, Baznas Sulbar, Civitas Academica STAIN Majene, dan wisudawan berserta orang tua.
Sebanyak 190 mahasiswa dikukuhkan sebagai wisudawan. 26 orang dari Jurusan Ushuluddin Adab dan Dakwah, 69 orang dari Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam, dan 95 orang dari Jurusan Tarbiyah dan Keguruan.
Adapun lulusan terbaik akademik STAIN Majene angkatan ke-IV yakni terbaik I Nengsi Warna Sari, S.H. dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,97 dari Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah (HES), terbaik II Alhati Azzahra, S.Ag. dengan IPK 3,91 dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), terbaik III Nur Ahmad Fauzi, S.Ag. dengan IPK 3,89 dari Prodi PAI.
Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Wasilah, S.T., M.T. dalam pesan-pesan malaqbiq menyampaikan perlunya ikhtiar untuk jadi perguruan yang memiliki marwah.
“STAIN Majene perlu berikhtiar menjadi perguruan yang memiliki marwah dalam perkembangan tradisi kajian keislaman ilmu pengetahuan,” jelasnya.
Ketua STAIN juga berharap agar para wisudawan tidak hanya membawa gelar tapi juga membawa harapan dan impian.
Lebih lanjut, Ketua STAIN Majene periode sebelumnya sekaligus Ketua MUI Sulbar, Prof. Dr. K.H. M. Napis Djuaeni, MA., dalam orasi ilmiahnya berharap wisudawan tidak hanya mendapatkan pendidikan tapi juga menjadi uswatun hasanah dan menjadi contoh teladan dalam masyarakat, serta tetap menerapkan konsep wasatiah dalam berkehidupan sosial.
Reporter: DI
Editor: AS