Majene -Lima Sidik. Alif Pratama mahasiswa semester VI Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, sukses mengikuti kegiatan Kader Warga Terlatih Komponen Pendukung TNI Angkatan Darat. Pelatihan bela negara ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 7 hingga 10 Juli 2026, di Green Forest Hotel, Bogor.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur instansi dan organisasi. Peserta yang hadir di antaranya berasal dari Resimen Mahasiswa, Satuan Pengamanan (Satpam), Polisi Khusus (Polsus), Satpol PP, Forum Komunikasi Putra dan Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), organisasi masyarakat (ORMAS) serta praktisi hukum.

Kegiatan Kader Warga Terlatih Komponen Pendukung resmi digelar dengan fokus utama memperkuat nilai-nilai bela negara. Melalui program ini, para peserta disiapkan sebagai komponen pendukung yang siap sedia membantu TNI dan Polri saat dibutuhkan negara, khususnya dalam sektor pengamanan, dukungan logistik, evakuasi, hingga menjaga kondusivitas masyarakat.

Mahasiswa HKI STAIN Majene, Alif Pratama mengungkapkan setiap peserta diarahkan untuk menjalankan peran terbaik sesuai dengan bidang masing-masing.

“Bela negara bukan hanya wujud pengabdian di bidang pertahanan, tetapi juga tercermin dalam sikap yang lurus, integritas, kepatuhan terhadap hukum, serta kontribusi nyata sesuai profesi dan peran masing-masing,” ungkapnya.

Alif Pratama berharap nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di lingkungan kampus maupun masyarakat, khususnya bagi anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 802 STAIN Majene.

“Semoga kegiatan ini menjadi bekal berharga bagi saya untuk turut berbakti dan berkontribusi membangun bangsa serta negara tercinta,” tuturnya.

Reporter: Nur Sahsabila
Editor : Ashma Salsabylha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0