Majene – Lima Sidik. Jurusan Ushuluddin, Adab dan Dakwah (UAD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene menggelar Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Angkatan VII di Lantai III Gedung Perpustakaan STAIN Majene, Senin (12/10/26).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan STAIN Majene, Dr. Muhammad Nasir, M.A.; Ketua Jurusan Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dr. Muhammad Rais, M.Si.; selain itu, hadir pula Rahmat, M.Pd.I.; Anugrahwati MS, S.Sos., M.I.Kom., selaku narasumber, serta jajaran dosen pembimbing lapangan (DPL).

Pembekalan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan STAIN Majene, Dr. Muhammad Nasir, M.A. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mengembangkan keterampilan dan pengalaman di dunia kerja.

“Saya berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan PPL ini dengan sebaik-baiknya, menerapkan teori yang telah dipelajari ke dalam praktik nyata, serta terbuka terhadap pengalaman dan pengetahuan baru. Jadikan kegiatan ini sebagai proses pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi dunia kerja,” ujarnya.

Sebanyak 80 mahasiswa Jurusan UAD resmi diterjunkan ke 17 lokasi PPL pada Selasa (13/10/26). Selama 35 hari, para mahasiswa akan mengabdi di instansi yang relevan dengan spesialisasi program studi masing-masing.

Untuk Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), mahasiswa dialokasikan ke sejumlah pondok pesantren dan madrasah aliyah di Kabupaten Majene serta Polewali Mandar. Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (BSA) ditempatkan pada lembaga pendidikan pesantren hingga Lembaga Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (LBIHU). Sementara itu, mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) disebar ke berbagai media massa dan instansi keagamaan, seperti Unhas TV Makassar, Pijar News Parepare, Radio Mammis Majene, TVRI Sulawesi Barat, RRI Mamuju, serta KUA Kecamatan Limboro.

Ketua Jurusan Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dr. Muhammad Rais, M.Si., menekankan pentingnya senantiasa menjaga nama baik almamater selama bertugas. Ia menggarisbawahi pentingnya menjunjung tinggi etika, kedisiplinan, dan tanggung jawab serta mampu menjalin hubungan yang baik dengan instansi penerima.

Tanggapan positif juga disampaikan oleh salah seorang peserta PPL, Mifrahul Amaliah. Mahasiswi Jurusan UAD ini menilai materi pembekalan sangat membantu memantapkan kesiapan mental dan teknis mahasiswa sebelum terjun ke lokasi praktik.
“Melalui pembekalan ini, kami mendapatkan banyak arahan dan pengetahuan yang menjadi bekal krusial selama menjalani PPL di lapangan,” ungkapnya.

Editor : Ashma Salsabylha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0