Majene – Lima Sidik. Calon wisudawan/wisudawati bersama beberapa Pimpinan Lembaga Kemahasiswaan menyampaikan aspirasi terkait penurunan biaya wisuda tahun 2023 dalam audiensi dengan para Pimpinan Kampus di Gedung Rektorat pada Jumat, (29/09/2023).

Audiensi dihadiri oleh Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Wasilah Sahabuddin, Wakil Ketua I, II dan III STAIN Majene, Ketua Panitia Wisuda, Hamzah S Fathani, Sekretaris Panitia, Darwis, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Muh. Ainun Najib, Ketua Senat Mahasiswa (Sema), Muh Iman Saal, Ketua HMJ Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam, Rahman dan beberapa perwakilan calon wisudawan/wisudawati tahun 2023.

Salah satu perwakilan wisudawati tahun 2023, Sri Wahyuni menyampaikan aspirasinya, antara lain menurunkan biaya wisuda sama seperti angkatan pertama, menuntut transparansi alokasi biaya wisuda tahun 2023, memberlakukan opsi peminjaman baju wisuda, mengundur batas pembayaran wisuda, dan memberlakukan biaya cicil wisuda tahun 2023.

Setelah mendengar aspirasi dari calon wisudawan, Ketua STAIN Majene memberi jawaban tegas bahwa bagi mahasiswa yang keberatan dengan biaya wisuda, diperkenankan tidak membayar dan tidak ikut wisuda.

Ia menambahkan bahwa biaya wisuda angkatan pertama tidak tepat bila dibandingkan dengan angkatan saat ini karena pada wisuda angkatan pertama terdapat stok baju wisuda. Selain itu, tidak ada bantuan biaya dari kementerian agama mengingat setiap tahunnya jumlah mahasiswa di STAIN Majene terus mengalami penurunan.

Terkait transparansi dana yang diminta oleh calon wisudawan, Pimpinan mengatakan bahwa transparansi dana tersebut tidak dapat ditunjukkan kepada mahasiswa tanpa sepengetahuan dari pusat. Ketua STAIN Majene mengatakan, jika mahasiswa tetap ingin transparansi dana maka harus menyurat ke pusat terlebih dahulu.

Lebih lanjut, Wakil Ketua III STAIN Majene, Anwar Sadat mengatakan bahwa tidak semua kebijakan kampus harus melibatkan mahasiswa dan ia berharap agar penyampaian aspirasi tidak diwarnai kericuhan.

Reporter: Muh. Yassir Safri, Annida Indah Khofiyah
Editor : Divisi Litbang

58 thoughts on “Aspirasi Mahasiswa Terkait Biaya Wisuda Ditolak Seluruhnya, Hasil Audiensi Nihil”

  1. Terkait permintaan transparansi dana, dimana dikatakan harus menyurat terlebih dahulu ke Pusat maka dari pihak STAIN sendiri yang harus bersurat ke pusat demi pemenuhan permintaan dari Calon Wisudawan/i tersebut. Karena permintaan transparansi dana ini terkait boleh atau tidaknya diperlihatkan. Maka jika dari pihak STAIN itu sendiri tidak mempunyai i’tikad baik untuk memberikan informasi tersebut, maka perlu kita pertanyakan apakah memang ada sesuatu yang ditutup-tutupi. Takutnya timbul kesalahpahaman antara pihak kampus dengan calon wisudawan/i dan mahasiswa lainnya. Wallahu A’lam Bisshawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0