Majene – Lima Sidik . Jalan utama menuju kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene kembali ditutup oleh pemilik lahan pada Selasa (25/11/25).
Penutupan ini membuat masyarakat dan mahasiswa kebingungan, sebab bukan pertama kali terjadi. Akses tersebut sudah beberapa kali dibuka dan ditutup akibat persoalan lahan yang hingga kini belum terselesaikan.
Abdurrahman Sulo, selaku pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, menjelaskan bahwa penutupan jalan dilakukan karena ia belum menerima pembayaran atas pembebasan lahan tersebut.

“Saya menutup jalan ini karena sampai sekarang pembayaran lahan kami belum diselesaikan. Saya sadar tindakan seperti ini tidak baik, tetapi kondisi memaksa,” ujarnya.
Ia berharap agar ada kejelasan terkait pembayaran lahan tersebut. “Penutupan jalan ini saya lakukan agar ada kejelasan apakah lahan ini akan dibayar atau saya yang harus mengambil alih kembali,” tambah Abdurrahman.
Sebelumnya, ia telah mengirimkan surat pemberitahuan terkait rencana penutupan jalan. “Hari Rabu lalu saya sudah melayangkan surat terkait rencana penutupan jalan. Saya dijanjikan bahwa paling lambat tiga hari akan ada informasi, tetapi sudah satu minggu tidak ada kejelasan,” ungkapnya.
Reporter: Ayu Lestari
Editor: Dewi Karlina