Majene – Lima Sidik. Tim perwakilan mahasiswa Jurusan Syariah Ekonomi Bisnis Islam (SEBI), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang lomba Debat Hukum Nasional Maha Fest 2025, yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) IAIN Pare-Pare. Kegiatan berlangsung di Gedung Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pare-Pare, pada Jumat (4/7/2025).
Tim terdiri dari tiga orang, yakni Nurul Ma’syum, Muh. Arif, dan Aldi. Sebanyak 12 tim dari berbagai kampus di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dalam lomba tersebut. Persiapan yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan, membuahkan hasil yang memuaskan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan antarmahasiswa dari berbagai kampus, melalui ajang debat hukum yang kompetitif dan edukatif.
Dalam wawancara bersama Lima Sidik, Nurul Ma’syum menyampaikan rasa bangganya terhadap perlombaan yang baru pertama kali diikutinya bersama tim.
“Terkejut juga, karena benar-benar tidak ada pikiran mengenai juara, karena jujur, kami baru pertama kali ikut perlombaan tingkat nasional. Ya, Alhamdulillah, intinya lakukan pekerjaan semaksimal mungkin. Apa pun hasilnya, itulah yang terbaik. Prestasi yang kami raih juga tidak terlepas dari semua dukungan dan doa dari dosen, pelatih, dan orang tua kami,” ungkapnya.
Aldi dan Arif juga turut menyampaikan kesan dan pesan setelah mengikuti lomba tersebut. Mereka menyatakan bahwa apa yang diraih merupakan buah dari kerja keras dan sikap optimis yang dimiliki oleh tim.
“Apa yang kami dapat hari ini, kemenangan bukan menjadi penentu bagi kami, tetapi proses yang kami lalui, melalui kerja keras tim dan sikap optimis kami,” ujar mereka.
Lebih lanjut, Tim Abdi Hukum berharap agar ke depannya dapat tampil lebih maksimal dalam berkompetisi, dan tidak pernah bosan untuk terus belajar demi hasil yang terbaik.
“Jangan lelah untuk belajar. Semoga kami selalu bisa memberikan yang terbaik bagi siapa pun, dan STAIN Majene bisa menjadi kampus yang menginspirasi banyak orang di luar sana,” tutupnya.
Reporter: Nurrezky Ramadhany Arsyad
Editor: Dewi Karlina