Majene – Lima Sidik. Upaya transformasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) terus dikebut. Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Wasilah, S.T., M.T., yang baru saja dilantik untuk periode kedua, menegaskan komitmennya untuk segera merealisasikan perubahan status tersebut dengan menempuh berbagai langkah strategis.
Menurut Wasilah, STAIN Majene telah mengajukan proposal dan berupaya memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Perubahan status ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas jangkauan akademik kampus.
Dilansir dari kemenag.go.id, terdapat empat STAIN yang direncanakan beralih status menjadi IAIN, termasuk STAIN Majene. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menyatakan bahwa proses transformasi tersebut akan difasilitasi dan dipercepat.
Perubahan status ini akan terealisasi bergantung pada kesiapan masing-masing STAIN dalam memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 81 Tahun 2022. Kamaruddin Amin menegaskan bahwa pemenuhan persyaratan menjadi faktor utama dalam percepatan alih status tersebut.
Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa dan masyarakat.
Reporter: Annida Indah Khofiyah
Editor: Ainung Salim