<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inspiratif</title>
	<atom:link href="https://www.limasidik.com/tag/inspiratif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.limasidik.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Sep 2024 12:05:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-Icon-Limasidik-32x32.png</url>
	<title>Inspiratif</title>
	<link>https://www.limasidik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semangat Muhammad Irsyad Menggapai Cita-Cita di Tengah Keterbatasan</title>
		<link>https://www.limasidik.com/semangat-muhammad-irsyad-menggapai-cita-cita-di-tengah-keterbatasan/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/semangat-muhammad-irsyad-menggapai-cita-cita-di-tengah-keterbatasan/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2024 12:05:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[IAT]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[STAIN Majene]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3294</guid>

					<description><![CDATA[Majene &#8211; Lima Sidik. Manusia tidak bisa memilih untuk terlahir sempurna. Hal ini juga dialami]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene &#8211; Lima Sidik.</strong> Manusia tidak bisa memilih untuk terlahir sempurna. Hal ini juga dialami oleh Muhammad Irsyad, seorang mahasiswa baru di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Jurusan Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (UAD), Program Studi Ilmu Al-Qur&#8217;an dan Tafsir (IAT). </p>



<p>Meskipun merupakan penyandang disabilitas, Irsyad memiliki semangat yang tinggi untuk mengejar pendidikan.</p>



<p>Mahasiswa baru yang berasal dari Desa Tubo Tengah, Kecamatan Sendana ini menunjukkan tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikannya di bangku kuliah. Semangatnya terlihat dari partisipasinya dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di STAIN Majene.</p>



<p>Meskipun memiliki keterbatasan fisik yang membuatnya tidak bisa berdiri dan berjalan tanpa alat bantu, motivasi Irsyad untuk menimba ilmu tidak pernah surut. Ia ingin menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi orang lain, menunjukkan bahwa meski dalam keterbatasan fisik, seseorang tetap bisa mengejar cita-cita.</p>



<p>Tidak hanya itu, Irsyad juga memiliki banyak prestasi, seperti Musabaqah Tilawatil Qur&#8217;an (MTQ) di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, serta dalam lomba sains, matematika, dan ceramah di tingkat kabupaten. Selama sekolah, Irsyad juga menjadi langganan juara kelas.</p>



<p>Irsyad juga bertekad membuktikan bahwa meskipun ia tidak mampu berdiri dengan kedua kakinya, ia akan berdiri tegak melalui ilmu yang ia peroleh.</p>



<p>Muhammad Irsyad berharap agar ia dapat menyelesaikan studinya di STAIN Majene dengan baik dan mencapai gelar sarjana sesuai dengan harapannya.</p>



<p><strong>Reporter: Sri Intan Sam</strong></p>



<p><strong>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/semangat-muhammad-irsyad-menggapai-cita-cita-di-tengah-keterbatasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Titik Terendah Menuju Puncak: Perjalanan Inspiratif Nasrah yang Kini Bersinar dengan Beasiswa LPDP</title>
		<link>https://www.limasidik.com/dari-titik-terendah-menuju-puncak-perjalanan-inspiratif-nasrah-yang-kini-bersinar-dengan-beasiswa-lpdp/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/dari-titik-terendah-menuju-puncak-perjalanan-inspiratif-nasrah-yang-kini-bersinar-dengan-beasiswa-lpdp/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 23:40:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[feature]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[soft news]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3044</guid>

					<description><![CDATA[Majene &#8211; Lima Sidik. Dilahirkan dalam keluarga sederhana dan dihadapkan pada berbagai keterbatasan, Nasrah, tak]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene &#8211; Lima Sidik.</strong> Dilahirkan dalam keluarga sederhana dan dihadapkan pada berbagai keterbatasan, Nasrah, tak pernah berhenti berusaha, akhirnya berhasil meraih prestasi yang luar biasa dengan mendapatkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).</p>



<p>Nana, sapaan akrabnya, lahir pada tanggal 20 Januari 2000, merupakan alumni Program Studi (Prodi) Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, angkatan 2018. Ia tak pernah membayangkan akan mendapat beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi magister.</p>



<p>Awalnya, informasi mengenai beasiswa LPDP Nana dapat dari dosen pembimbingnya, yaitu Ibu Rabiatul Adawiyah. Informasi tersebut menjadi pemicu bagi Nana untuk mencari tahu lebih lanjut tentang beasiswa tersebut.</p>



<p>Nana mengungkapkan bahwa ia pernah kehilangan semangat berkuliah dan bahkan mempertimbangkan untuk berhenti di semester 5 karena keterbatasan finansial dan sempat dijodohkan juga.</p>



<p>&#8220;Saya menikah dan akhirnya bercerai karena merasa tidak cocok, dan memang pernikahan dini begitu marak terjadi di kampung Saya, entah itu karena faktor dijodohkan atau kenakalan remaja,&#8221; ungkap Nana</p>



<p>Nana menambahkan, sejak kejadian itu ia kehilangan semangat kuliah, tapi akhirnya semangat itu dibangkitkan oleh dirinya sendiri.</p>



<p>&#8220;Saya hanya datang untuk kuliah. Namun lama-kelamaan Saya bisa bangkit belajar dengan fokus karena lingkungan kampus yang mendukung. Dan Alhamdulillah Saya bisa selesai tepat waktu. Namun, tidak pernah terlintas sedikitpun untuk melanjutkan S2 apalagi beasiswa,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Nana melanjutkan bahwa ia berasal dari daerah pelosok, lebih tepatnya dari Desa Sarangian, Kecamatan Alu dengan akses listrik dan jalan yang belum memadai. Jika ingin bersekolah mesti naik rakit dahulu menyebrangi sungai, dan antre setiap paginya.</p>



<p>&#8220;Itu juga yang menjadi salah satu penyebab kurangnya minat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dan hal ini juga yang sempat membuat motivasi belajar Saya menurun,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Bagi Nana, hidup di lingkungan di mana pendidikan kurang diminati dan putus sekolah sudah menjadi kebiasaan dan merupakan tantangan baginya. Kurangnya edukasi mengenai pendidikan dan dampak negatif teknologi seperti gadget malah menjadi pengaruh buruk bagi anak di desanya.</p>



<p>Di tengah tantangan itu, Nana tetap memukul kakinya untuk terus berjalan meraih cita-citanya.</p>



<p>&#8220;Sejauh 2,5 Kilometer setiap hari Saya menyebrangi sungai dan mendaki gunung demi bisa bersekolah meraih cita-cita Saya sejak kecil untuk menjadi seorang guru dan bertekad turut berkontribusi membenahi kampung halaman Saya, terutama dalam hal pendidikan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Dengan pengalamannya, Nana ingin berbagi informasi dan cerita kesempatannya mendapat beasiswa LPDP. Nana ingin melanjutkan studi magisternya di kampus-kampus ternama seperti Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Negeri Makassar (UNM).</p>



<p>Dalam kesempatan ini, Nasrah mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rabiatul Adawiyah dan sekeluarga yang telah membantu banyak hal temasuk biaya kuliah dan akhirnya mendapat kesempatan untuk lanjut ke jenjang magister.</p>



<p>&#8220;Selain dukungan keluarga, beliau juga sangat berperan penting dalam hidup Saya. Saya selalu ingat, beliau mengatakan bahwa kondisi finansial bukanlah alasan untuk tidak melanjutkan pendidikan karena Tuhan akan selalu memberi jalan pada setiap umatNya yang berusaha,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Terakhir, Nasrah memberikan semangat untuk semua yang sedang mengejar cita-cita.</p>



<p>&#8220;Jangan putus asa dan selalu libatkan Tuhan dalam kondisi apa pun agar semuanya tetap berjalan lancar. Jika kalian berasal dari pelosok Saya, maka jangan kubur mimpi kalian tetapi kejarlah dan jangan pernah ragu meperjuangkannya,&#8221; tutupnya.</p>



<p><strong>Penulis: Anafika<br>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/dari-titik-terendah-menuju-puncak-perjalanan-inspiratif-nasrah-yang-kini-bersinar-dengan-beasiswa-lpdp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Artikel Delegasi Mahasiswa STAIN Majene dipresentasikan pada Penutupan KKN-KNMB di Papua</title>
		<link>https://www.limasidik.com/artikel-delegasi-mahasiswa-stain-majene-dipresentasikan-pada-penutupan-kkn-knmb/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/artikel-delegasi-mahasiswa-stain-majene-dipresentasikan-pada-penutupan-kkn-knmb/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2022 16:52:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[KKN-KNMB]]></category>
		<category><![CDATA[UAD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.limasidik.com/?p=692</guid>

					<description><![CDATA[Jayapura – Lima Sidik. Ryan Wahyudi, delegasi STAIN Majene pada program Kuliah Kerja Nyata –]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Jayapura – Lima Sidik. </strong> Ryan Wahyudi, delegasi STAIN Majene pada program Kuliah Kerja Nyata – Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama (KKN-KNMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Se-Indonesia. menjadi perwakilan kelompok presentasi artikel ilmiah dalam acara Ekspos dan Penutupan KKN-KNMB di Jayapura pada Kamis (25/08).</p>



<p>Ryan Wahyudi bangga dengan pencapaiannya tersebut.</p>



<p>“<em>Alhamdulillah, </em>ini menjadi suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri, karena artikel saya telah yang terpilih menjadi perwakilan kelompok” , ujarnya.</p>



<p>Selanjutnya ketua HMJ UAD itu berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan.</p>



<p>“ Terima kasih saya sampaikan kepada teman-teman kelompok dan juga dosen pembimbing lapangan yang telah memberikan <em>support</em> selama melakukan presentasi artikel ini”, lanjut Ryan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="http://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/Foto-Presentasi-Artikel-Ryan-Wahyudi-pada-Ekspos-dan-Penutupan-KKN-KNMB-2022.jpeg" alt="" class="wp-image-712" width="838" height="559" srcset="https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/Foto-Presentasi-Artikel-Ryan-Wahyudi-pada-Ekspos-dan-Penutupan-KKN-KNMB-2022.jpeg 658w, https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/Foto-Presentasi-Artikel-Ryan-Wahyudi-pada-Ekspos-dan-Penutupan-KKN-KNMB-2022-300x200.jpeg 300w" sizes="(max-width: 838px) 100vw, 838px" /><figcaption>Foto : Presentasi Artikel Ryan Wahyudi pada Ekspos dan Penutupan KKN-KNMB 2022</figcaption></figure>



<p>Adapun KKN-KNMB ini sendiri dilaksanakan selama 40 hari di Papua.</p>



<p>Selama di Papua Ryan Wahyudi juga menceritakan pengalamannya .</p>



<p>“ Menjadi pengalaman tersendiri bisa menjalin silaturahmi dengan saudara dan saudari kita dari papua dan memberikan kita cerita atau perspektif yang berbeda dari apa yang kita mungkin telah lihat di media”, pungkasnya.</p>



<p>Terakhir ia juga berpesan agar tetap menjalin relasi walaupun terdapat perbedaan</p>



<p>“Tetaplah menjalin tali persaudaraan dan jangan jadikan agama, suku, ras dan perbedaan lainnya sebagai pembatas untuk saling mengenal dan saling menjalin silaturahmi yang erat, sebaiknya jadikan perbedaan sebagai motivasi dan rahmat untuk bisa menjalin dan menjaga tali persaudaraan”, tutupnya.</p>



<p><strong>Reporter : Muh. Tasrief</strong></p>



<p><strong>Editor : Divisi Litbang</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/artikel-delegasi-mahasiswa-stain-majene-dipresentasikan-pada-penutupan-kkn-knmb/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>59</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anwar Wahab, Menjadi Satu-satunya Wakil Sulbar Terpilih sebagai Duta Sahabat Pandu yang Ikut Lokarkarya di Jambi.</title>
		<link>https://www.limasidik.com/anwar-wahab-menjadi-satu-satunya-wakil-sulbar-terpilih-sebagai-duta-sahabat-pandu-yang-ikut-lokarkarya-di-jambi/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/anwar-wahab-menjadi-satu-satunya-wakil-sulbar-terpilih-sebagai-duta-sahabat-pandu-yang-ikut-lokarkarya-di-jambi/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Aug 2022 17:10:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[duta]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[KPI]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat Pandu]]></category>
		<category><![CDATA[UAD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.limasidik.com/?p=659</guid>

					<description><![CDATA[Limasidik &#8211; Jambi. Dalam rangka pengenalan dan pelestarian budaya, salah satu mahasiswa program studi Komunikasi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Limasidik &#8211; Jambi</strong>. Dalam rangka pengenalan dan pelestarian budaya, salah satu mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam STAIN Majene,&nbsp; Anwar Wahab mengikuti seleksi duta Sahabat Pandu tahun ini.</p>



<p>Alhasil, mahasiswa semester tujuh tersebut &nbsp;akhirnya terpilih sebagai satu-satunya pemuda yang menjadi wakil Sulawesi Barat (Sulbar) dalam kegiatan Lokakarya 2022 di Jambi.</p>



<p>Kegiatan ini merupakan&nbsp; upaya untuk menyebarluaskan informasi warisan budaya Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan.</p>



<p>Sejak tahun 2016, Ditjen Kebudayaan telah aktif melakukan pencatatan dan penetapan warisan budaya Indonesia untuk pemajuan kebudayaan.&nbsp;</p>



<p>Selanjutnya guna mengikutsertakan peran generasi muda dalam pelestarian warisan budaya, maka untuk kedua kalinya Ditjen Kebudayaan menyelengarakan Lokakarya dengan mengusung tema &#8220;Lokakarya Sahabat Pandu Tahun 2022&#8221;, yang telah berlangsung selama empat hari, di Kota Jambi, pada Selasa hingga Jumat (02-05/08).</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img decoding="async" src="http://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/anwar-wahab.jpg" alt="" class="wp-image-662" width="838" height="468" srcset="https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/anwar-wahab.jpg 600w, https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/anwar-wahab-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 838px) 100vw, 838px" /></figure>



<p>Walau berbeda dengan provinsi-provinsi lainnya, yang mengirimkan dua perwakilan duta sahabat pandu. Anwar yang hanya seorang diri mewakili Sulbar pada <em>event</em> nasional tersebut tidak menghentikan langkahnya untuk memperkenalkan warisan budaya di tanah kelahiran tercinta.</p>



<p>&#8220;Dengan segala keterbatasan, saya pribadi sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi salah satu duta sahabat pandu yang dapat memperkenalkan kebudayaan Sulbar di tingkat nasional,&#8221; ujar Anwar kepad Lima Sidik melalui <em>WhatsApp</em>. (06/08).</p>



<p>Anwar berharap untuk Lokakarya selanjutnya, dapat membuka pendaftaran kembali agar Sulbar tidak lagi hanya mengirimkan satu duta Sahabat Pandu.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="984" height="552" src="http://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/anwar-wahab-di-Jambi.jpeg" alt="" class="wp-image-660" srcset="https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/anwar-wahab-di-Jambi.jpeg 984w, https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/anwar-wahab-di-Jambi-300x168.jpeg 300w, https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/08/anwar-wahab-di-Jambi-768x431.jpeg 768w" sizes="(max-width: 984px) 100vw, 984px" /></figure>



<p>&#8220;Ketika terdapat &nbsp;kembali ada pemilihan di Sulbar, semoga Sulbar dapat mengirimkan tak hanya satu perwakilan saja ketika Lokakarya tetapi selanjutanya jika berpeluang Sulbar juga dapat mengirimkan dua wakil sehingga Sulbar dapat semakin dikenal oleh banyak orang di luar sana,&#8221; harapnya.</p>



<p><strong>Reporter : Andi Yusrah. AR.</strong></p>



<p><strong>Editor : Muh Tasrief.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/anwar-wahab-menjadi-satu-satunya-wakil-sulbar-terpilih-sebagai-duta-sahabat-pandu-yang-ikut-lokarkarya-di-jambi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>61</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 61/90 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: www.limasidik.com @ 2025-10-14 01:38:20 by W3 Total Cache
-->