<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dosen</title>
	<atom:link href="https://www.limasidik.com/tag/dosen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.limasidik.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 13:04:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-Icon-Limasidik-32x32.png</url>
	<title>Dosen</title>
	<link>https://www.limasidik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dosen STAIN Majene Bersama Kolaborator Nasional Terbitkan Artikel di Jurnal Samarah Terindeks Scopus Q1</title>
		<link>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-bersama-kolaborator-nasional-terbitkan-artikel-di-jurnal-samarah-terindeks-scopus-q1/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-bersama-kolaborator-nasional-terbitkan-artikel-di-jurnal-samarah-terindeks-scopus-q1/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 09:49:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[Scopus]]></category>
		<category><![CDATA[SEBI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3786</guid>

					<description><![CDATA[Majene– Lima Sidik. Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene kembali menorehkan prestasi di]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene– Lima Sidik. </strong>Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene kembali menorehkan prestasi di kancah akademik internasional. Kali ini, artikel ilmiah berjudul “Polygamy in Islamic Thought” berhasil diterbitkan di Jurnal Samarah yang terindeks Scopus Quartile 1 (Q1), salah satu jurnal bereputasi internasional di bidang hukum keluarga Islam.</p>



<p>Artikel ini ditulis oleh Anwar Sadat (STAIN Majene), Rahmin Talib Husain dan Zumiyati Sanu Ibrahim (IAIN Sultan Amai, Gorontalo), serta Muhammad Yusuf (UIN Alauddin Makassar).</p>



<p>Penelitian ini dimulai sejak tahun 2021 dan melalui proses panjang, termasuk beberapa kali pengajuan ke jurnal bereputasi internasional hingga akhirnya diterima di Jurnal Samarah setelah mengalami revisi berulang kali sesuai standar ketat publikasi Scopus Q1. Artikel tersebut diterbitkan pada edisi 2 tahun 2025.</p>



<p>Penelitian ini mengkaji persoalan poligami dengan sudut pandang berbeda dibandingkan kebanyakan penelitian di Indonesia maupun mancanegara. Menggunakan analisis bibliometrik, penelitian ini memetakan perkembangan ilmu pengetahuan terkait poligami dengan metode statistik yang jarang digunakan dalam penelitian serupa.</p>



<p>Hasil kajian menunjukkan bahwa riset mengenai poligami di Indonesia masih minim terekspos di tingkat global, sehingga belum memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dunia.</p>



<p>Menurut Anwar Sadat, tantangan terbesar selama penelitian adalah keterbatasan literatur yang relevan dengan pendekatan bibliometrik serta proses publikasi yang panjang.</p>



<p><br>“Harapannya, penelitian ini dapat mendorong akademisi di Indonesia untuk menghasilkan karya yang berdampak di tingkat global, khususnya dalam isu poligami dan hukum keluarga Islam,” ujarnya.</p>



<p>Meski belum mendapatkan penghargaan khusus, keberhasilan artikel ini terbit di Jurnal Samarah yang bereputasi internasional dan terindeks Scopus Q1 sudah menjadi pencapaian akademik yang membanggakan bagi STAIN Majene.</p>



<p><strong>Reporter: Dewi Karlina<br>Editor: Nurrezky Ramadhany Arsyad</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-bersama-kolaborator-nasional-terbitkan-artikel-di-jurnal-samarah-terindeks-scopus-q1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>21</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen SEBI STAIN Majene Berhasil Terbitkan Artikel di Jurnal Justicia Islamica Terindeks Scopus Q1</title>
		<link>https://www.limasidik.com/dosen-sebi-stain-majene-berhasil-terbitkan-artikel-di-jurnal-justicia-islamica-terindeks-scopus-q1/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/dosen-sebi-stain-majene-berhasil-terbitkan-artikel-di-jurnal-justicia-islamica-terindeks-scopus-q1/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 00:52:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[Scopus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3735</guid>

					<description><![CDATA[Majene – Lima Sidik. Dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam (SEBI), Sekolah Tinggi Agama]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene – Lima Sidik. </strong>Dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam (SEBI), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, kembali menorehkan prestasi akademik. Mereka berhasil menerbitkan artikel ilmiah berjudul “<em>Appointment of Regional Heads without Direct Electronic</em>” dalam jurnal Justicia Islamica terindeks Scopus Prospek Quartile 1, pada Selasa (24/06/2025).</p>



<p>Penelitian ini berlangsung selama tujuh bulan, dengan rincian dua bulan untuk proses penulisan, serta lima bulan untuk tahapan pengajuan, peninjauan, dan revisi artikel.</p>



<p>Artikel tersebut ditulis oleh lima penulis, empat di antaranya merupakan guru besar dari berbagai perguruan tinggi. Dua dosen dari STAIN Majene yang terlibat adalah Dr. Muhammad Mutawalli Mukhlis, selaku penulis pertama, dan Prof. KH. Muhammad Mawardi Djalaluddin. Adapun penulis lainnya adalah Prof. Maskun dari Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Saleh Tajuddin dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, dan Zulhilmi Paidi dari Universitas Utara Malaysia.</p>



<p>Artikel ini membahas persoalan pengangkatan kepala daerah di Indonesia yang dinilai tidak demokratis dan cenderung otoriter. Selama ini, kepala daerah kerap ditunjuk melalui mekanisme politik tertentu, padahal seharusnya mereka dipilih berdasarkan musyawarah, sesuai dengan nilai-nilai demokrasi dan prinsip-prinsip Islam.</p>



<p>Dalam wawancara bersama Lima Sidik, Dr. Muhammad Mutawalli menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama dalam sistem pengangkatan kepala daerah di Indonesia adalah ketidaksesuaian antara nilai-nilai demokrasi dan prinsip-prinsip Islam dalam proses seleksi pejabat publik.</p>



<p>“Harapan ke depan, tulisan ini dapat memberikan sumbangan gagasan dalam menyelesaikan problematika ketatanegaraan, khususnya terkait pengangkatan kepala daerah. Semoga gagasan tersebut bisa diwujudkan secara konkret,” ujarnya.</p>



<p>Ia juga menambahkan bahwa sering kali sebuah ide dianggap rumit atau mustahil untuk diterapkan. Namun menurutnya, tugas seorang peneliti adalah menawarkan solusi yang solutif dan mudah diterima oleh masyarakat.</p>



<p>“Tentu, terkadang sebuah gagasan dinilai rumit dan hampir mustahil untuk diwujudkan. Namun dalam usaha mencapai sesuatu yang ideal, tantangan pasti selalu ada. Tugas peneliti adalah menyajikan gagasan yang solutif, konkret, dan dapat diterima oleh masyarakat serta akomodatif bagi seluruh pihak yang terkait,” tutupnya.</p>



<p><strong>Reporter: Nurrezky Ramadhany Arsyad</strong></p>



<p><strong>Editor: Dewi Karlina</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/dosen-sebi-stain-majene-berhasil-terbitkan-artikel-di-jurnal-justicia-islamica-terindeks-scopus-q1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen STAIN Majene Terpilih sebagai Editorial Advisory Board Jurnal Fakultas Hukum Ebonyi State University, Nigeria</title>
		<link>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-terpilih-sebagai-editorial-advisory-board-jurnal-fakultas-hukum-ebonyi-state-university-nigeria/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-terpilih-sebagai-editorial-advisory-board-jurnal-fakultas-hukum-ebonyi-state-university-nigeria/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 22:43:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[SEBI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3700</guid>

					<description><![CDATA[Majene &#8211; Lima Sidik. Dr. Muhammad Mutawalli Mukhlis, M.H., dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene &#8211; Lima Sidik.</strong> Dr. Muhammad Mutawalli Mukhlis, M.H., dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, menorehkan prestasi di kancah internasional. Ia terpilih sebagai anggota <em>Editorial Advisory Board</em> (EAB) pada jurnal Fakultas Hukum Ebonyi State University, Nigeria.</p>



<p>Mutawalli secara resmi diundang menjadi anggota tetap EAB atau Dewan Penasihat Redaksi jurnal tersebut, dan akan mulai menilai naskah sebelum diterbitkan pada bulan Juli mendatang.</p>



<p>Jurnal Fakultas Hukum Ebonyi State University memuat artikel-artikel yang berfokus pada kajian hukum dan kesejahteraan sosial, baik dalam konteks global, nasional, maupun lokal. Jurnal ini mengedepankan pendekatan perbandingan sistem hukum dari berbagai negara.</p>



<p>EAB merupakan tim yang terdiri dari para pakar atau ahli yang diberi kewenangan untuk menentukan kelayakan naskah jurnal berdasarkan hasil penilaian dan asesmen. Anggota EAB berasal dari kalangan peneliti internasional yang telah menerbitkan karya ilmiah bereputasi dan terindeks Scopus dari berbagai wilayah, seperti Asia, Eropa, dan Amerika Latin.</p>



<p>Kepada Lima Sidik, Mutawalli menyampaikan rasa syukur dan kehormatan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.</p>



<p>“Saya sangat merasa terhormat telah diberikan kepercayaan, yang tentu kita tahu penentuan seorang ahli untuk diangkat menjadi <em>Editorial Advisory Board</em> tentu memiliki pertimbangan-pertimbangan akademis yang ketat, baik dari kualitas publikasi, jumlah sitasi, dan tingkat kolaborasi tulisan yang dilakukan merupakan beberapa indikator penilaian,” jelasnya saat diwawancarai melalui WhatsApp, Senin (19/5/2025).</p>



<p>Lebih lanjut, dosen yang baru meraih gelar doktor tersebut menjelaskan bahwa dengan undangan ini, STAIN Majene secara tidak langsung menjalin hubungan kerja sama dengan Ebonyi State University, Nigeria.</p>



<p>“Tanpa melalui proses MoU, maka STAIN Majene dan Universitas Negeri Ebonyi Nigeria telah menjalin koneksi secara tidak langsung, dan ke depan tidak menutup kemungkinan akan saling bekerja sama dalam aspek kehidupan, penelitian, dan pengembangan institusi,” ungkapnya.</p>



<p>Mutawalli juga menambahkan bahwa pencapaian ini berdampak besar bagi dirinya secara pribadi.</p>



<p>“Untuk pribadi, tentu dampaknya akan semakin mengukuhkan dan menegaskan kepakaran, keprofesionalan, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai pendidik dan peneliti. Juga membuktikan bahwa STAIN Majene memiliki SDM berdaya saing hingga ke kancah internasional,” tambahnya.</p>



<p>Ia berharap pencapaian ini menjadi pemicu bagi capaian-capaian lainnya yang membawa dampak positif, baik bagi dirinya maupun bagi kampus.</p>



<p>“Harapan saya agar ke depan semakin banyak capaian-capaian yang dapat berdampak positif terhadap diri sendiri maupun terhadap STAIN Majene. Ke depan, semoga STAIN Majene dapat menjalin banyak kerja sama dengan universitas-universitas dalam dan luar negeri, baik dalam hal pengembangan ilmu, pengembangan SDM, hingga pertukaran pelajar. Tentu, ke depan orientasi cakupan dan capaian akademis adalah internasionalisasi, baik secara kelembagaan maupun secara akademik,” tutupnya.</p>



<p><strong>Reporter: Annida Indah Khofiyah<br>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-terpilih-sebagai-editorial-advisory-board-jurnal-fakultas-hukum-ebonyi-state-university-nigeria/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>18</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren! Mutawalli Mukhlis Jadi Wisudawan Terbaik Program Doktor Fakultas Hukum Unhas dengan Masa Studi Singkat</title>
		<link>https://www.limasidik.com/keren-mutawalli-mukhlis-jadi-wisudawan-terbaik-program-doktor-fakultas-hukum-unhas-dengan-masa-studi-singkat/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/keren-mutawalli-mukhlis-jadi-wisudawan-terbaik-program-doktor-fakultas-hukum-unhas-dengan-masa-studi-singkat/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2025 02:45:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[SEBI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3644</guid>

					<description><![CDATA[Majene – Lima Sidik. Dr. Muhammad Mutawalli Mukhlis, M.H., dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene – Lima Sidik. </strong>Dr. Muhammad Mutawalli Mukhlis, M.H., dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam (SEBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, berhasil meraih gelar doktor dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dan diwisuda pada Jumat (11/4/2025).</p>



<p>Mutawalli dinobatkan sebagai wisudawan terbaik pertama Program Doktor Fakultas Hukum dengan predikat cum laude. Ia menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu singkat, yakni 2,5 tahun. Istimewanya, gelar doktor tersebut diraih Mutawalli pada usia yang masih terbilang muda, yaitu 29 tahun.</p>



<p>Selama menempuh studi doktoral, dosen SEBI STAIN Majene yang akrab disapa Mutawalli ini telah berhasil menerbitkan 22 artikel yang terindeks Scopus.</p>



<p>Perjalanan Mutawalli sebagai mahasiswa berprestasi bermula dari tugas mata kuliah Perbandingan Sistem Hukum yang diampu oleh Prof. Dr. Maskun, S.H., LLM. Dalam mata kuliah tersebut, mahasiswa diwajibkan menerbitkan satu artikel dengan isu perbandingan hukum di berbagai bidang sebagai syarat kelulusan. Dari tugas tersebut, lahirlah ID Scopus dan artikel pertamanya yang berhasil terbit di jurnal Scopus Quartile 2.</p>



<p>“Berawal dari peristiwa tersebut, saya dapat memenuhi syarat untuk menjadi lulusan terbaik dengan predikat cum laude sebab mampu menerbitkan 3 artikel pada jurnal terindeks Scopus Q2 (Volksgeist, Law Reform) dan Q3 (Jambe Law Journal) dari hasil recahan penelitian disertasi yang dibuat menjadi 2 naskah artikel dan 1 naskah dari tugas mata kuliah,” ujar Mutawalli saat diwawancarai melalui WhatsApp.</p>



<p>Mutawalli mengungkapkan bahwa Prof. Maskun memiliki peran besar dalam pencapaian tersebut.</p>



<p>“Uniknya adalah, Prof. Maskun sebagai dosen dan juga merupakan Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan dengan tangan terbuka justru membersamai saya dan sangat banyak membantu dalam proses penerbitan artikel. Sampai hari ini, alhamdulillah, dalam 2 tahun saya telah menerbitkan 22 artikel terindeks Scopus, dengan keterlibatan bersama Prof. Maskun telah menerbitkan setidaknya 14 dokumen Scopus secara bersama,” tambahnya.</p>



<p>Kolaborasi antara Mutawalli dan Prof. Maskun pun masih terus berlanjut. Saat ini, Mutawalli dipercaya sebagai salah satu tim dari unsur alumni untuk bergabung dalam tim penelitian LPPM Unhas di bawah pimpinan Prof. Maskun. Penelitian tersebut telah lolos pendanaan dari LP2M Unhas.</p>



<p>Di akhir wawancara, Mutawalli menyampaikan pesan semangat kepada para pejuang gelar akademik. Ia menyelipkan candaan ringan bahwa perjuangan yang penuh drama, kejutan, dan plot twist kadang perlu diimbangi dengan menghilang sebentar ke pegunungan dan tidur siang. Namun, menurutnya, pejuang gelar harus tetap bangkit dan melanjutkan perjuangan.</p>



<p>“Jadi, tarik napas, ngopi dulu kalau perlu, terus lanjut lagi. Pelan-pelan, asal selesai. Kita semua akan sampai di garis akhir, dan saat itu tiba, semua perjuangan ini akan terasa luar biasa berharga.<br>Tetap waras, tetap lucu, tetap semangat. Doktor bukan mimpi, itu tujuan, dan Anda sedang di jalur yang benar!” pungkasnya.</p>



<p><strong>Reporter: Annida Indah Khofiyah<br>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/keren-mutawalli-mukhlis-jadi-wisudawan-terbaik-program-doktor-fakultas-hukum-unhas-dengan-masa-studi-singkat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jadi Penguji Eksternal pada Sidang Promosi Doktoral Dosen KPI di UINAM, Waka I STAIN Majene Beri Apresiasi</title>
		<link>https://www.limasidik.com/jadi-penguji-eksternal-pada-sidang-promosi-doktoral-dosen-kpi-di-uinam-waka-i-stain-majene-beri-apresiasi/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/jadi-penguji-eksternal-pada-sidang-promosi-doktoral-dosen-kpi-di-uinam-waka-i-stain-majene-beri-apresiasi/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 06:29:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[KPI]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3633</guid>

					<description><![CDATA[Majene – Lima Sidik. Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan Sekolah Tinggi Agama Islam]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene – Lima Sidik. </strong>Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Dr. Muliadi, S.Ag., M.Sos.I., menjadi penguji eksternal pada sidang promosi doktor Sekretaris Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Dr. Nirwan Wahyudi, AR., S.Sos., M.Sos. di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar pada Senin (10/3/2025).</p>



<p>Muliadi mengapresiasi pencapaian Nirwan yang berhasil meraih predikat <em>cum laude</em> dalam waktu relatif singkat.</p>



<p>&#8220;Saya sangat mengapresiasi, apalagi hasilnya predikat <em>cum laude</em>, dan disertasi ini juga melahirkan dan menghasilkan produk ilmiah berupa aplikasi Dakwah Maps,&#8221; ujarnya saat diwawancarai via WhatsApp.</p>



<p>Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kelembagaan tersebut berharap aplikasi Dakwah Maps dapat dimanfaatkan oleh dosen, dai, serta masyarakat, khususnya di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya legitimasi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) serta hak paten untuk aplikasi tersebut.</p>



<p>&#8220;Aplikasi Dakwah Maps tersebut sebaiknya tidak hanya diharapkan mendapat legitimasi HaKI atas karya intelektual dari Kementerian Hukum, tetapi juga memperoleh pengakuan sebagai hak paten,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Menurut Muliadi, STAIN Majene akan turut berperan dalam pengembangan aplikasi tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya kira kampus harus ambil bagian dalam pengembangan dan diseminasinya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di akhir wawancara, ia berharap para dosen dan kolega di STAIN Majene yang sedang atau berencana melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi dapat mengikuti jejak Nirwan.</p>



<p>&#8220;Harapan kami adalah agar semua SDM STAIN Majene yang sedang studi lanjut saat ini kiranya dapat mengikuti jejak Nirwan, yang dapat menyelesaikan studinya dalam jangka waktu sangat cepat dan juga menghasilkan produk ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Tentunya, sesuai dengan konsentrasi kajian keilmuan masing-masing,&#8221; tutupnya.</p>



<p><strong>Reporter: Annida Indah Khofiyah<br>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/jadi-penguji-eksternal-pada-sidang-promosi-doktoral-dosen-kpi-di-uinam-waka-i-stain-majene-beri-apresiasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perjuangan Berbuah Manis, Sekprodi KPI STAIN Majene Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 dan Cum Laude</title>
		<link>https://www.limasidik.com/perjuangan-berbuah-manis-sekprodi-kpi-stain-majene-raih-doktor-dengan-predikat-cum-laude/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/perjuangan-berbuah-manis-sekprodi-kpi-stain-majene-raih-doktor-dengan-predikat-cum-laude/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2025 03:56:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[KPI]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3630</guid>

					<description><![CDATA[Majene – Lima Sidik. Dosen sekaligus Sekretaris Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene – Lima Sidik. </strong>Dosen sekaligus Sekretaris Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Dr. Nirwan Wahyudi AR, S.Sos., M.Sos., berhasil meraih gelar doktor di bidang Dakwah dan Komunikasi setelah menyelesaikan sidang promosi doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Senin (10/3/2025). </p>



<p>Dalam catatan akademik UIN Alauddin Makassar, Nirwan tercatat sebagai doktor ke-1345 yang dikukuhkan oleh kampus tersebut. Gelar itu diraih setelah menempuh pendidikan selama 2 tahun 6 bulan 9 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4,00 serta predikat <em>Cum Laude</em>.</p>



<p>Nirwan berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul &#8220;Pengembangan Prototipe Aplikasi Dakwah Maps di Majene Sulawesi Barat&#8221;. Disertasi tersebut menghasilkan sebuah platform inovatif bernama Dakwah Maps.</p>



<p>Sidang promosi ini dihadiri oleh 8 penguji, termasuk Prof. Dr. Hasyim Haddade, S.Ag., M.Ag. sebagai ketua sidang, Dr. Muliadi, S.Ag., M.Sos.I. sebagai penguji eksternal, serta beberapa akademisi lainnya, yakni Prof. Dr. H. Firdaus Muhammad, M.Ag., Dr. H. Kamaluddin Tajibu, M.Si., Dr. H. Suf Kasman, S.Ag., M.Ag., M.H., M.Pd., Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri, S.Ag., M.Pd., M.Si., M.M., Dr. Nurhidayat Muhammad Said, M.Ag., dan Dr. Rahmawati Haruna, S.S., M.Si.</p>



<p>Dalam perjalanannya menyelesaikan studi doktoral, Nirwan mengungkapkan tantangan utama yang dilaluinya.</p>



<p>&#8220;Seperti halnya rekan sejawat yang melanjutkan studi sambil menjalankan tridarma, tantangan utamanya adalah menyeimbangkan tugas sebagai dosen, tanggung jawab keluarga, dan komitmen penyelesaian studi. Hal ini membutuhkan manajemen waktu yang baik, dukungan keluarga, serta bimbingan yang efektif dari promotor dan kopromotor,&#8221; jelasnya saat diwawancarai melalui WhatsApp.</p>



<p>Selain itu, Nirwan juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh STAIN Majene dalam proses penyelesaian studinya.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, (STAIN Majene) sangat mendukung, terutama melalui dukungan moral dan administratif yang diberikan oleh pimpinan. Dukungan itu menjadi salah satu faktor penting dalam penyelesaian studi doktoral saya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagai seorang akademisi, Nirwan turut memberikan pesan kepada mahasiswa dan rekan sejawat yang ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.</p>



<p>&#8220;Tanamkan niat yang lurus, jalani dengan komitmen dan kesungguhan seraya melibatkan Allah dalam setiap langkah. Studi ke jenjang lebih tinggi bukan sekadar untuk meraih gelar, tetapi merupakan amanah keilmuan yang menuntut kerja keras, pengorbanan, dan kebermanfaatan,&#8221; tutupnya.</p>



<p>Nirwan juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang turut mendukung penyelesaian studinya melalui beasiswa riset.</p>



<p><strong>Reporter: Annida Indah Khofiyah<br>Editor: Ainung Salim</strong></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/perjuangan-berbuah-manis-sekprodi-kpi-stain-majene-raih-doktor-dengan-predikat-cum-laude/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen STAIN Majene Ciptakan Aplikasi &#8220;Dakwah Maps&#8221; untuk Mempermudah Pemetaan Medan Dakwah</title>
		<link>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-ciptakan-aplikasi-dakwah-maps-untuk-mempermudah-pemetaan-medan-dakwah/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-ciptakan-aplikasi-dakwah-maps-untuk-mempermudah-pemetaan-medan-dakwah/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 05:12:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3607</guid>

					<description><![CDATA[Majene &#8211; Lima Sidik. Nirwan Wahyudi AR., dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene,]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene &#8211; Lima Sidik.</strong> Nirwan Wahyudi AR., dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, kembangkan aplikasi bernama Dakwah Maps. </p>



<p>Aplikasi ini merupakan platform digital yang lahir dari hasil disertasinya dan berfungsi sebagai alat bantu dalam pemetaan medan dakwah. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan strategi dakwah dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih signifikan. </p>



<p>Dakwah Maps yang sementara dikembangkan ini merupakan versi prototipe atau model eksperimental, dengan data yang dihimpun dari 10 masjid representatif di Kabupaten Majene.</p>



<p>Dalam wawancara dengan Lima Sidik melalui WhatsApp, Nirwan menjelaskan bahwa Dakwah Maps dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek akademik.</p>



<p>&#8220;Aplikasi ini sangat relevan dan bisa digunakan oleh dosen dan mahasiswa STAIN Majene, khususnya bagi yang ditugaskan sebagai pendakwah atau mubalig di masjid yang menjadi lokus penelitian. Selain itu, juga bisa digunakan sebagai media pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pengembangan aplikasi ini bertujuan untuk mendigitalisasi peta dakwah agar strategi dakwah lebih terarah, berbasis data, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, Dakwah Maps juga bermanfaat bagi mahasiswa sebagai referensi dalam kajian dakwah, penelitian, serta panduan dalam merancang program dakwah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Aplikasi ini menyediakan data strategis yang membantu mahasiswa memahami kondisi dakwah di lapangan dan merancang pendekatan yang lebih efektif.</p>



<p>Nirwan menyatakan bahwa aplikasi ini berpotensi memberikan dampak positif terhadap peningkatan akreditasi program studi, karena dapat menjadi inovasi akademik yang mendukung penguatan tridarma perguruan tinggi.</p>



<p>Namun, pengembangan aplikasi ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Nirwan Wahyudi AR mengakui bahwa proses penelitian dilakukan secara mandiri, sehingga ia harus bekerja sendiri dalam setiap tahapannya. Selain itu, ia juga menghadapi tantangan teknis karena latar belakang keilmuannya bukan dari bidang teknologi.</p>



<p>&#8220;Riset yang saya lakukan bersifat mandiri, sehingga seluruh prosesnya harus dikerjakan secara mandiri, mulai dari prapenelitian, penelitian, hingga pascapenelitian. Selain itu, secara akademik, latar belakang keilmuan saya bukan murni di bidang teknologi, sehingga saya harus membekali kompetensi secara autodidak dalam pengembangan prototipe ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Terkait cara penggunaan aplikasi, Nirwan Wahyudi AR menjelaskan bahwa Dakwah Maps tersedia dalam dua versi, yaitu mobile dan web.</p>



<p>&#8220;Ada dua cara menggunakan Dakwah Maps. Pertama, versi mobile dapat digunakan setelah menginstal aplikasi pada perangkat <em>smartphone</em>. Kedua, aplikasi dapat langsung diakses melalui versi web. Setelah aplikasi terbuka, pengguna dapat mengakses fitur utama yang mencakup data profil masjid, karakteristik jemaah, isu prioritas dakwah, dan preferensi organisasi keagamaan masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Di akhir wawancara, ia menyampaikan harapannya agar aplikasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan melibatkan berbagai pihak.</p>



<p>&#8220;Prototipe aplikasi ini diproyeksikan untuk dikembangkan lebih lanjut secara kolaboratif, baik dengan pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, terutama praktisi dan akademisi dakwah. Semoga harapan ini terwujud agar manfaatnya dapat diperluas, dari skala kabupaten ke provinsi, hingga cakupan yang lebih luas,&#8221; pungkasnya.</p>



<p><strong>Reporter: Nurul Aizah<br>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/dosen-stain-majene-ciptakan-aplikasi-dakwah-maps-untuk-mempermudah-pemetaan-medan-dakwah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membanggakan! Dosen SEBI STAIN Majene Berhasil Tembus Jurnal Internasional Terindeks Scopus Q1</title>
		<link>https://www.limasidik.com/membanggakan-dosen-sebi-stain-majene-berhasil-tembus-jurnal-internasional-terindeks-scopus-q1/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/membanggakan-dosen-sebi-stain-majene-berhasil-tembus-jurnal-internasional-terindeks-scopus-q1/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 04:02:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Scopus]]></category>
		<category><![CDATA[SEBI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3604</guid>

					<description><![CDATA[Majene – Lima Sidik. Dosen Jurusan Syariah Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) Sekolah Tinggi Agama]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene – Lima Sidik.</strong> Dosen Jurusan Syariah Ekonomi dan Bisnis Islam (SEBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Muhammad Mutawalli Mukhlis, berhasil menerbitkan artikel di jurnal internasional terindeks Scopus Q1.</p>



<p>Artikel berjudul &#8220;<em>Regional Government Autonomy in Indonesia: The Ambiguity of The Federalism or Republic Model</em>&#8221; akan diterbitkan secara resmi oleh <em>Malaysian Journal of Syariah and Law</em> dalam edisi pertama tahun 2025, Volume 13, Nomor 1. Artikel ini dijadwalkan masuk dalam database Scopus pada April hingga Mei 2025.</p>



<p>Tujuan dari artikel ini ialah menggagas model asimetris dengan tetap meneguhkan konsep otonomi konkret sebagai asas yang perlu dijalankan dan diterapkan saat ini.</p>



<p>Mutawalli bersama tim yang terdiri atas Prof. Maskun, Prof. Muh. Saleh Tajuddin, Dewi Andriani, dan Rizal Muchtasar fokus membahas terkait sistem otonomi dan pemerintahan daerah yang masih menjadi topik hangat dan perdebatan hingga hari ini.</p>



<p>Menurut Mutawalli, sistem pemerintahan Indonesia masih belum final dalam menentukan model otonomi daerah yang tepat.</p>



<p>&#8220;Dalam ranah otonomi pemerintahan daerah, maka perdebatan yang muncul ialah perdebatan terkait seperti apa konsep dan model otonomi daerah yang cocok untuk Indonesia, apakah sistem republik atau bahkan sebenarnya selama ini kita menganut sistem federalisme. Nampaknya, selama ini Indonesia belum final dalam menentukan sistem dan model apa yang digunakan,&#8221; ujarnya saat diwawancarai via WhatsApp.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penelitian ini dilakukan karena masih terdapat berbagai permasalahan dalam penerapan dan pemaknaan otonomi daerah seluas-luasnya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Ia menyoroti bagaimana dalam praktiknya, kewenangan daerah otonom masih dipengaruhi oleh campur tangan pemerintah pusat.</p>



<p>Dosen yang baru saja meraih gelar doktor di bidang hukum tersebut berharap artikelnya dapat menjadi rujukan utama dalam upaya penyempurnaan sistem pemerintahan, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu hukum ketatanegaraan. Ia juga berharap publikasi ini dapat mendorong kajian lebih lanjut mengenai penguatan hukum dan sistem otonomi daerah sebagai pilar kemajuan negara dan masyarakat.</p>



<p><strong>Reporter: Annida Indah Khofiyah<br>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/membanggakan-dosen-sebi-stain-majene-berhasil-tembus-jurnal-internasional-terindeks-scopus-q1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen BSA STAIN Majene Menangkan Sayembara Penulisan Artikel Bahasa Arab</title>
		<link>https://www.limasidik.com/dosen-bsa-stain-majene-menangkan-sayembara-penulisan-artikel-bahasa-arab/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/dosen-bsa-stain-majene-menangkan-sayembara-penulisan-artikel-bahasa-arab/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 23:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Arab]]></category>
		<category><![CDATA[BSA]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3588</guid>

					<description><![CDATA[Majene – Lima Sidik. Dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Sekolah Tinggi Agama]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene – Lima Sidik.</strong> Dosen Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, Dr. Muhammad Syahran, M.Hum., berhasil meraih kemenangan dalam Sayembara Penulisan Artikel Bahasa Arab bertema &#8220;Merawat dan Memajukan Tradisi Keilmuan Islam Indonesia&#8221;. Sayembara ini diselenggarakan pada (12/2024) dan menarik partisipasi luas dari berbagai kalangan akademisi.</p>



<p>Sebanyak 203 naskah dikirimkan melalui email hingga batas akhir (15/12/2024). Dari jumlah tersebut, 20 naskah terpilih untuk diterbitkan dalam Jurnal Ma&#8217;had Aly, dengan pengumuman pemenang pada (06/02/2025).</p>



<p>Artikel yang ditulis oleh Dr. Muhammad Syahran berjudul &#8220;أسلوب التفسير الحواري في تفسير مفاتيح الغيب لفخر الدين الرازي (دراسة تلخيصية)&#8221;, yang dalam bahasa Indonesia berarti &#8220;Metode Tafsir Dialogis dalam Tafsir Mafatih al-Gaib Karya Fakhr al-Din al-Razi (Studi Talkhis)&#8221;.</p>



<p>Saat diwawancarai oleh reporter Lima Sidik secara daring, Dr. Syahran mengungkapkan tantangan yang dihadapinya dalam kompetisi ini.</p>



<p>&#8220;Saya menghadapi beberapa kendala dalam lomba, terutama keterbatasan waktu dan kesulitan dalam menelusuri data yang relevan untuk tulisan ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung secara rutin dan memiliki cakupan yang lebih luas.</p>



<p>&#8220;Saya berharap sayembara ini menjadi program tahunan yang terus dikembangkan oleh Kementerian Agama dan bisa diikuti oleh lebih banyak pondok pesantren serta perguruan tinggi Islam di seluruh Indonesia,&#8221; katanya.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menyarankan agar kompetisi serupa tidak hanya diadakan setahun sekali.</p>



<p>&#8220;Akan lebih baik jika kegiatan ini diselenggarakan setiap bulan atau minimal setiap semester. Dengan begitu, budaya menulis bisa benar-benar mendarah daging di kalangan pelajar, mahasiswa, dosen, bahkan para kiai di pondok pesantren,&#8221; pungkasnya.</p>



<p><strong>Reporter: Dewi Karlina<br>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/dosen-bsa-stain-majene-menangkan-sayembara-penulisan-artikel-bahasa-arab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mutawalli Raih Gelar Doktor, Dosen STAIN Majene Ini Ungkap Kunci Sukses</title>
		<link>https://www.limasidik.com/mutawalli-raih-gelar-doktor-dosen-stain-majene-ini-ungkap-kunci-sukses/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/mutawalli-raih-gelar-doktor-dosen-stain-majene-ini-ungkap-kunci-sukses/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 14:29:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Doktor]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3561</guid>

					<description><![CDATA[Majene – Lima Sidik. Muhammad Mutawalli Mukhlis, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene,]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene – Lima Sidik.</strong> Muhammad Mutawalli Mukhlis, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, resmi meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Hukum dari Universitas Hasanuddin Makassar pada Jumat (31/01/2025).</p>



<p>Ia menyelesaikan studinya dalam waktu 2 tahun 4 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99 dan predikat sangat memuaskan. Ia tengah mengajukan perubahan predikat menjadi <em>cumlaude</em> karena telah memenuhi syarat publikasi dua artikel di jurnal bereputasi Scopus.</p>



<p>Disertasinya berjudul &#8220;Pengaturan Rekrutmen Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Berbasis Kaderisasi Melalui Partai Politik&#8221;. Ujiannya dihadiri tujuh penguji, yakni Prof. Dr. Achmad Ruslan, Prof. Dr. Yunus Wahid, Prof. Dr. Hamzah Halim, Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, Prof. Dr. Syamsul Bachri, Prof. Dr. Andi Pangerang Moenta, serta Prof. Dr. Suparto Wijoyo dari Universitas Airlangga (UNAIR).</p>



<p>Selama menempuh studi doktoral, Mutawalli menghadapi tantangan besar dalam membagi waktu antara kewajibannya sebagai dosen di STAIN Majene dan tuntutan akademik di Universitas Hasanuddin.</p>



<p>&#8220;Saya harus mengorbankan salah satu dari dua tanggung jawab yang dijalankan. Namun, dalam perjalanan studi doktoral, saya lebih banyak mengurangi rutinitas di STAIN Majene. Bukan berarti mengesampingkan kampus yang saya cintai, tetapi saya percaya bahwa program doktor harus dijalani dengan fokus penuh,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk menjaga produktivitas, ia lebih memilih bekerja di tempat ramai daripada mencari suasana sunyi. Baginya, keseimbangan emosional dan kondisi mental sangat berpengaruh terhadap efektivitas belajar.</p>



<p>&#8220;Ketika merasa lelah, sebaiknya berhenti sejenak. Jangan memaksakan diri, karena itu bisa memengaruhi <em>mood</em> dan semangat kita dalam menyelesaikan penelitian,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dukungan dari STAIN Majene turut berperan besar dalam kelancaran studinya, terutama dalam hal izin akademik dan pembimbingan.</p>



<p>Sebagai pesan bagi mahasiswa dan kolega yang ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, Mutawalli menekankan pentingnya persiapan yang matang dan manajemen waktu yang baik.</p>



<p>&#8220;Persiapkan <em>road map</em> penelitian sejak dini agar saat pengajuan judul, kita sudah memiliki dasar yang kuat. Kemampuan menulis, membaca, serta menginventarisasi jurnal-jurnal yang relevan juga sangat krusial dalam menyelesaikan studi doktoral,&#8221; pesannya.</p>



<p>Ia juga menegaskan pentingnya keteguhan dan komitmen dalam menjalani proses akademik.</p>



<p>&#8220;Jangan mau menjadi donatur dalam waktu lama,&#8221; tutupnya dengan candaan.</p>



<p><strong>Reporter: Ainung Salim<br>Editor: Annida Indah Khofiyah</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/mutawalli-raih-gelar-doktor-dosen-stain-majene-ini-ungkap-kunci-sukses/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/168 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: www.limasidik.com @ 2025-10-14 01:34:55 by W3 Total Cache
-->