<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ATRIBUT</title>
	<atom:link href="https://www.limasidik.com/tag/atribut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.limasidik.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Sep 2024 15:10:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-Icon-Limasidik-32x32.png</url>
	<title>ATRIBUT</title>
	<link>https://www.limasidik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penggabungan PPL-KKN STAIN Majene Dikritik: Tidak Efektif, Atribut Kembali Terlambat</title>
		<link>https://www.limasidik.com/penggabungan-ppl-kkn-stain-majene-dikritik-tidak-efektif-atribut-kembali-terlambat/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/penggabungan-ppl-kkn-stain-majene-dikritik-tidak-efektif-atribut-kembali-terlambat/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Sep 2024 14:50:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ATRIBUT]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[PPL]]></category>
		<category><![CDATA[PPL-KKN TERPADU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3343</guid>

					<description><![CDATA[Majene &#8211; Lima Sidik. Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terpadu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Majene &#8211; Lima Sidik. </strong>Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terpadu yang diterapkan pertama kali oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene pada tahun ini menuai kritik dari mahasiswa angkatan kelima. Beberapa mahasiswa menilai penggabungan ini justru menambah beban dan mengurangi efektivitas kedua program.</p>



<p>Aco Bakri, salah satu mahasiswa yang akan mengikuti program PPL-KKN, menyampaikan keluhannya terkait penggabungan kedua program tersebut.</p>



<p>“Ini tidak efektif. Beban kerja menjadi lebih berat karena mahasiswa harus menyelesaikan tugas akademik (PPL) dan pengabdian sosial (KKN) secara bersamaan,” kata Aco dalam wawancara via WhatsApp.</p>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>Baca juga: <a href="https://www.limasidik.com/pimpinan-stain-majene-tegaskan-ppl-kkn-terpadu-untuk-percepat-studi-dan-atasi-masalah-anggaran/" data-type="link" data-id="https://www.limasidik.com/pimpinan-stain-majene-tegaskan-ppl-kkn-terpadu-untuk-percepat-studi-dan-atasi-masalah-anggaran/"><strong>Pimpinan STAIN Majene Tegaskan PPL-KKN Terpadu untuk Percepat Studi dan Atasi Masalah Anggaran</strong></a></p>
</blockquote>



<p>Aco, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN Majene, menambahkan bahwa banyak mahasiswa mengeluhkan pengelompokan kedua program berdasarkan jurusan. Selain itu, terdapat jurusan yang tidak mewajibkan berposko, dan atribut PPL-KKN belum tersedia, sehingga menimbulkan beragam pertanyaan di kalangan mahasiswa terkait perencanaan program tersebut.</p>



<p>“Kesulitan lainnya adalah merancang program yang seimbang antara tujuan KKN dan PPL. Banyak teman-teman yang mengeluh, terutama karena ada jurusan yang tidak diharuskan berposko dan bahkan tidak ada atributnya saat pemberangkatan sampai saat ini,” tambahnya.</p>



<p>Polemik terkait atribut juga mewarnai pelaksanaan KKN pada tahun 2022 dan 2023. Pimpinan kampus diharapkan segera melakukan evaluasi menyeluruh serta memperbaiki isu-isu teknis yang berulang ini guna memastikan kelancaran dan optimalisasi pelaksanaan KKN di masa mendatang.</p>



<p><strong>Reporter: Annida Indah Khofiyah</strong></p>



<p><strong>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/penggabungan-ppl-kkn-stain-majene-dikritik-tidak-efektif-atribut-kembali-terlambat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>3</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/65 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: www.limasidik.com @ 2025-10-14 01:32:08 by W3 Total Cache
-->