Majene-Lima Sidik. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene mengadakan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Terpadu di Auditorium Terpadu Lantai 5 pada Selasa (16/9/25).
Sebanyak 375 mahasiswa dari berbagai jurusan di STAIN Majene akan melaksanakan KKN-PPL Terpadu di dua provinsi, yakni Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Lokasi pelaksanaan tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Polewali Mandar, Kabupaten Majene, dan Kabupaten Mamuju.
Materi pembekalan disampaikan oleh dua narasumber, yaitu Ilham Usman dan Syaikh Sidi Rohimuddin Nawawi Al-Bantany. Keduanya membawakan materi mengenai Pembuatan Laporan KKN dan Tasawuf.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu, mengembangkan kompetensi, meningkatkan keterampilan sosial, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Selain itu, pembekalan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempraktikkan teori sekaligus berkontribusi kepada masyarakat dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
KKN-PPL tahun ini memiliki konsep yang sama dengan tahun sebelumnya yakni dilakukan secara terpadu dengan jangka waktu kurang lebih 45 hari.
Abd. Wahid dalam wawancaranya bersama Lima Sidik menyampaikan bahwa kegiatan KKN-PPL tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan KKN-PPL dilakukan secara terpadu.
“Pelaksanaan PPL-KKN tahun lalu sama dengan tahun sekarang. Kegiatannya dilaksanakan secara terpadu” ujarnya.
Asmaul Husna, selaku master of ceremony (MC), menyampaikan kesan positifnya. Ia menilai acara berjalan on time, menghadirkan pemateri luar yang memberi banyak ilmu baru, serta atribut KKN-PPL yang cepat dibagikan. Ia berharap seluruh mahasiswa STAIN Majene dapat menjalani KKN dengan lancar hingga penarikan nanti serta selalu dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.
Reporter: Nurul Aizah
Editor: Dewi Karlina