<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suara Mahasiswa</title>
	<atom:link href="https://www.limasidik.com/category/pustaka/suara-mahasiswa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.limasidik.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Sep 2025 10:05:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://www.limasidik.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-Icon-Limasidik-32x32.png</url>
	<title>Suara Mahasiswa</title>
	<link>https://www.limasidik.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PPL-KKN STAIN Majene: Catatan yang Perlu Mendapat Perhatian</title>
		<link>https://www.limasidik.com/ppl-kkn-stain-majene-catatan-yang-perlu-mendapat-perhatian/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/ppl-kkn-stain-majene-catatan-yang-perlu-mendapat-perhatian/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 10:05:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[KKN-PPL 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[STAIN Majene]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3872</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Fabry Nuary (Ketua UKM Lima Sidik STAIN Majene) Program Pengalaman Lapangan-Kuliah Kerja Nyata (PPL-KKN)]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Fabry Nuary (Ketua UKM Lima Sidik STAIN Majene)</p>



<p>Program Pengalaman Lapangan-Kuliah Kerja Nyata (PPL-KKN) Terpadu 2025 adalah program yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) bersama masing-masing jurusan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene. </p>



<p>Kegiatan yang diharapkan menjadi ruang pembelajaran dan pengabdian justru dinilai masih kurang terarah. Beberapa mahasiswa mengaku kebingungan karena minimnya arahan dan perhatian dari pihak kampus maupun panitia penyelenggara.</p>



<p>Sejak awal pemberangkatan, persoalan sudah muncul. Koordinasi antara kampus dan instansi terkait di lokasi PPL-KKN dinilai belum maksimal, sehingga mahasiswa tidak memperoleh kejelasan ketika pertama kali tiba di lapangan. Kondisi ini menimbulkan kesan bahwa keberangkatan dilakukan tanpa persiapan yang matang.</p>



<p>Pembekalan yang seharusnya diberikan sebelum pelaksanaan juga dirasakan kurang memadai. Mahasiswa belum mendapat penjelasan yang jelas mengenai peran Koordinator Desa (Kordes), Koordinator Kecamatan (Korcam), maupun Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Bahkan, arahan terkait penyusunan laporan harian yang menjadi bagian penting program ini juga masih minim.</p>



<p>Lebih jauh lagi, perhatian dan respons DPL terhadap mahasiswa di lapangan dinilai belum optimal. Banyak pertanyaan dan kendala yang muncul tidak selalu mendapatkan jawaban maupun bimbingan yang memadai. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana peran DPL sebagai pendamping utama mahasiswa dalam kegiatan PPL-KKN.</p>



<p>Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menyalahkan pihak tertentu, melainkan sebagai masukan agar pelaksanaan PPL-KKN ke depan lebih baik. Program sebesar ini membawa nama baik almamater dan seharusnya dikelola dengan serius sejak tahap perencanaan, pembekalan, hingga pendampingan di lapangan.</p>



<p>Harapan mahasiswa sederhana: semoga evaluasi yang dilakukan mampu memperbaiki kekurangan tahun ini, sehingga pada masa mendatang PPL-KKN benar-benar menjadi pengalaman berharga, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat tempat pengabdian.</p>



<p><strong>Editor: Dewi Karlina</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/ppl-kkn-stain-majene-catatan-yang-perlu-mendapat-perhatian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menuntut Fasilitas, Kebebasan Berkegiatan, dan Evaluasi Regulasi Organisasi Kemahasiswaan</title>
		<link>https://www.limasidik.com/menuntut-fasilitas-kebebasan-berkegiatan-dan-evaluasi-regulasi-organisasi-kemahasiswaan/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/menuntut-fasilitas-kebebasan-berkegiatan-dan-evaluasi-regulasi-organisasi-kemahasiswaan/?noamp=mobile#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 05:03:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[DEMA]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3730</guid>

					<description><![CDATA[Oleh Aco Bakri (Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN Majene) Majene – Lima Sidik. Organisasi Mahasiswa]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Oleh Aco Bakri (Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN Majene)</strong></p>



<p><strong>Majene – Lima Sidik.</strong> Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di STAIN Majene selama ini terus didorong untuk aktif, kreatif, dan menjadi penggerak utama dalam dinamika kampus. Namun, sangat disayangkan semangat itu tidak dibarengi dengan dukungan riil dari pihak kampus, terutama dalam hal penyediaan fasilitas dasar. Salah satu bentuk ketidakpedulian yang paling nyata adalah ketiadaan ruang sekretariat yang layak bagi sebagian besar Ormawa.</p>



<p>Sudah hampir satu tahun, sembilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di kampus ini tidak memiliki sekretariat tetap. Mereka terpaksa bekerja tanpa ruang yang memadai, hanya difungsikan sebagai pelengkap administratif semata. Ini bukan sekadar masalah ruangan, tetapi cerminan dari kurangnya komitmen kampus terhadap perkembangan organisasi mahasiswa.</p>



<p>Masalah lainnya yang cukup krusial adalah kebijakan larangan kegiatan mahasiswa di malam hari. Padahal, dengan aktivitas akademik yang padat di siang hari, malam justru menjadi waktu efektif bagi mahasiswa untuk berproses. Larangan ini seolah menjadi bentuk pembungkaman terhadap ruang kreativitas mahasiswa. Tidak sedikit dari mahasiswa yang akhirnya memilih berkegiatan di luar kampus, bahkan di kampus sebelah, karena merasa tidak diberi ruang di rumah sendiri.</p>



<p>Tak berhenti di sana, persoalan administratif pun menjadi hambatan serius. Salah satunya adalah aturan tidak rasional terkait laporan pertanggungjawaban (LPJ), di mana dana kegiatan satu periode harus segera dipertanggungjawabkan bahkan sebelum masa jabatan berakhir. Kondisi ini menimbulkan dilema besar, apakah dana harus dihabiskan secara paksa atau dilaporkan secara fiktif demi memenuhi tuntutan administratif. Ini jelas bukan pendidikan organisasi yang sehat. Kebijakan seperti ini berpotensi membentuk budaya manipulatif, jauh dari nilai kejujuran, akuntabilitas, dan tanggung jawab yang seharusnya ditanamkan dalam dunia kemahasiswaan.</p>



<p>Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan Ormawa kampus, kami mengajukan tuntutan berikut:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Mendesak pihak kampus STAIN Majene untuk segera menyediakan sekretariat yang layak, merata, dan berfungsi aktif bagi seluruh Ormawa.</li>



<li>Meminta peninjauan ulang atau pencabutan terhadap kebijakan pelarangan kegiatan mahasiswa pada malam hari yang selama ini membatasi ruang gerak dan produktivitas mahasiswa.</li>



<li>Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap regulasi LPJ, serta pelibatan mahasiswa secara aktif dalam setiap proses penyusunan kebijakan organisasi.</li>
</ol>



<p>Saya ingin menegaskan bahwa kemunduran semangat organisasi mahasiswa bukan karena kurangnya potensi atau minat, tetapi karena tidak adanya dukungan fasilitas dan kebijakan yang berpihak kepada mahasiswa. Sudah saatnya kampus hadir sebagai fasilitator pertumbuhan mahasiswa, bukan penghambatnya.</p>



<p>“Aspirasi ini saya sampaikan dengan itikad baik, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan kualitas organisasi dan pendidikan karakter mahasiswa di STAIN Majene. Kami tidak menunggu janji, kami menunggu aksi. Sudah cukup mahasiswa bersabar, kini giliran kampus,” ujarnya.</p>



<p><strong>Editor: Dewi Karlina</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/menuntut-fasilitas-kebebasan-berkegiatan-dan-evaluasi-regulasi-organisasi-kemahasiswaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kritik dan Aspirasi Mahasiswa STAIN Majene terhadap Buruknya Fasilitas Kampus</title>
		<link>https://www.limasidik.com/kritik-dan-aspirasi-mahasiswa-stain-majene-terhadap-buruknya-fasilitas-kampus/</link>
					<comments>https://www.limasidik.com/kritik-dan-aspirasi-mahasiswa-stain-majene-terhadap-buruknya-fasilitas-kampus/?noamp=mobile#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Limasidik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2025 02:41:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ruang Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Birokrat]]></category>
		<category><![CDATA[DEMA]]></category>
		<category><![CDATA[Tuntutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.limasidik.com/?p=3544</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Aco Bakri (Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN Majene) Fasilitas kampus yang memadai adalah salah]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Oleh: Aco Bakri (Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIN Majene)</p>



<p>Fasilitas kampus yang memadai adalah salah satu komponen utama dalam mendukung kenyamanan dan efektivitas pembelajaran. Namun, kondisi fasilitas di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene saat ini masih jauh dari kata ideal. Sebagai Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) STAIN Majene, saya merasa perlu menyuarakan keluhan dan tuntutan mahasiswa terkait hal ini.</p>



<p><strong>Kondisi Fasilitas Kampus yang Memprihatinkan</strong></p>



<p>Berdasarkan pantauan di lapangan, berbagai fasilitas kampus masih belum memenuhi kebutuhan dasar mahasiswa, antara lain:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Perpustakaan: Koleksi buku yang sangat terbatas membuat mahasiswa enggan berkunjung. Padahal, perpustakaan seharusnya menjadi pusat kegiatan akademik.</li>



<li>Toilet: Banyak toilet yang rusak, dengan kloset yang tidak berfungsi, keran air yang tidak mengalir, serta minimnya penerangan.</li>



<li>Ruang kelas: Kekurangan LCD proyektor kerap menghambat proses belajar-mengajar. Mahasiswa sering kali harus antre untuk menggunakan proyektor yang tersedia.</li>



<li>Sekretariat HMPS: Sembilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) saat ini belum memiliki ruang sekretariat yang layak, sehingga kegiatan organisasi terganggu.</li>
</ol>



<p>Kondisi ini terlihat nyata di gedung MIM, LAM, dan perpustakaan lantai 2-3, di mana fasilitas sarana dan prasarana masih sangat minim. AC yang tidak berfungsi dan air yang tidak mengalir adalah keluhan yang sering diungkapkan mahasiswa.</p>



<p><strong>Tuntutan Mahasiswa</strong></p>



<p>Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan kampus, kami mengajukan tuntutan berikut:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Perpustakaan: Menambah koleksi buku terbaru yang relevan dengan kurikulum agar mahasiswa termotivasi untuk mengunjungi perpustakaan.</li>



<li>Toilet: Melakukan perbaikan dan perawatan rutin terhadap seluruh toilet, menyediakan perlengkapan kebersihan, dan menjamin ketersediaan air bersih serta penerangan yang cukup.</li>



<li>Ruang kelas: Menambah jumlah LCD proyektor dan melakukan perawatan berkala untuk fasilitas ruang kelas lainnya.</li>



<li>Sekretariat HMPS: Menyediakan ruang sekretariat yang memadai bagi seluruh HMPS, lengkap dengan fasilitas pendukung kegiatan organisasi mahasiswa.</li>
</ol>



<p><strong>Harapan dan Langkah ke Depan</strong></p>



<p>Kami mendesak pihak birokrasi kampus untuk segera merespons aspirasi mahasiswa ini. Peningkatan fasilitas kampus tidak hanya akan memberikan kenyamanan bagi mahasiswa, tetapi juga akan meningkatkan kualitas pembelajaran dan kegiatan organisasi.</p>



<p>Kami juga berharap dapat dilibatkan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan perbaikan fasilitas kampus, sehingga pengambilan keputusan lebih transparan dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Jika tuntutan ini tidak segera ditindaklanjuti, kami siap mengambil langkah lebih lanjut, termasuk aksi demonstrasi bersama seluruh mahasiswa STAIN Majene.</p>



<p>Fasilitas kampus adalah cerminan kualitas institusi pendidikan. Sudah saatnya STAIN Majene membuktikan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa.</p>



<p><strong>Editor: Ainung Salim</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.limasidik.com/kritik-dan-aspirasi-mahasiswa-stain-majene-terhadap-buruknya-fasilitas-kampus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>7</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 39/87 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: www.limasidik.com @ 2025-10-11 15:36:06 by W3 Total Cache
-->