Site icon

Bangun Generasi Tangguh, BKPI STAIN Majene Gelar Kuliah Umum Psikologi Positif dan Intervensi Sosial

Majene–Lima Sidik. Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene menggelar Kuliah Umum Psikologi Positif dan Intervensi Sosial bertema “Menjadi Individu yang Tangguh: Membangun Resiliensi, Optimisme, dan Harapan” di Smart Lab STAIN Majene, Lab Combining Lantai 3, pada Jumat (3/7/26).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Zulfianah Sunusi, M.Pd., dosen pengampu mata kuliah Psikologi Positif Semester VI dan Manajemen Bencana Semester IV, Okky Naomi Sahupala, S.Psi., M.A., narasumber Ria Andriani Fakhri, S.Psi., M.A., Ph.D., serta seluruh panitia dan peserta kuliah umum.

Kuliah umum tersebut dibuka oleh Ketua Prodi BKPI, Zulfianah Sunusi, M.Pd. Kegiatan ini merupakan salah satu program Prodi BKPI yang bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang psikologi positif dan intervensi sosial agar mampu membangun resiliensi, menciptakan lingkungan yang suportif, tidak menghakimi, serta mendukung kesejahteraan mental. Kuliah umum ini juga terbuka untuk masyarakat dan menghadirkan praktisi yang ahli di bidangnya.

Ketua panitia, Ayyub Aulia, menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan agar tidak hanya menjadi kegiatan pertama, tetapi juga menjadi awal dari kegiatan-kegiatan berikutnya.

“Saya menginginkan bahwa kegiatan seperti ini adalah awal untuk kegiatan selanjutnya. Jadi, alangkah baiknya kegiatan seperti ini terus diadakan. Bahkan, kalau bisa, kita mengajak seluruh masyarakat karena kita berbicara di sini tentang intervensi sosial,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan melibatkan masyarakat agar manfaat intervensi sosial dapat dirasakan lebih luas.

Salah satu peserta, Fatima, berharap ilmu psikologi positif dan intervensi sosial dapat diterapkan melalui media digital agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik serta mampu menciptakan mahasiswa yang tangguh, nyaman, dan bahagia.

“Harapan saya ke depannya adalah bisa menerapkan ilmu psikologi positif ini untuk membuat cara belajar dan bimbingan yang lebih seru lewat bantuan media digital, sehingga suasana di kelas jadi lebih menyenangkan, mahasiswa juga tidak mudah bosan, dan mereka bisa merasa nyaman serta bahagia selama kegiatan berlangsung,” harapnya.

Reporter: Mauridha Aliska
Editor: Dewi Karlina

Exit mobile version