Foto : FGD BEMNUS Pulau Sulawesi "Membongkar Persoalan Dibalik Kenaikan Harga BBM"

Majene – Lima SIdik. Menanggapi keputusan pemerintah terkait dengan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) Sulawesi mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengangkat tema “Membongkar Persoalan Dibalik Kenaikan Harga BBM”, yang dilaksanakan di Gedung Rektorat lantai satu STAIN Majene. Jum’at (09/09).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Majene Aris Munandar, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat Dalif Arsyad, pihak Bank Indonesia (BI) Sulawesi Barat Achmad, Wakil Ketua (WK) I STAIN Majene Muliadi, dan Koordinator Pusat BEMNUS Ahmad Supardi.

Diketahui pada 3 September 2022 lalu pemerintah pusat secara resmi menaikkan harga BBM, dengan memutuskan kenaikan harga BBM Pertalite saat ini dari Rp 7.650,00 per liter menjadi Rp.10.000,00 per liter. Solar bersubsidi pun naik dari Rp.5.150,00 per liter menjadi Rp.6.800, 00 per liter. Dan Pertamax yang sebelumnya Rp.12.500, 00 menjadi Rp.14.500,00 per liter.

Foto Wakil Bupati Majene pada FGD BEMNUS Pulau Sulawesi Membongkar Persoalan Dibalik Kenaikan Harga BBM

Wakil Bupati Kabupaten Majene memberikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan FGD ini

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BEMNUS atas digelarnya kegiatan yg luarbiasa ini. FGD ini merupakan salah satu jalan untuk mencari solusi atas permasalahan seperti kenaikan harga BBM ini. Terdapat banyak dampak terkait kebijakan ini, oleh karena itu sebagai masyarakat indonesia, pada diskusi kali ini semoga ada solusi yg bisa ditawarkan kepada pemerintah pusat kedepannya,” Wakil Bupati Majene pada sambutannya.

Dalam sambutannya, WK I STAIN Majene mengatakan,

“Persoalan kenaikan BBM ini patut kita bawah ke ranah akademik. Sehingga dengan memanfaatkan momen yang ada, maka kita akan membahas problem tersebut melalui FGD ini dengan harapan dapat menghasilkan solusi yang nantinya bisa kita tawarkan kepada pemerintah sebagai alternatif”, pungkasnya.

Adapun para peserta FGD berasal dari kalangan organisasi mahasiswa (Ormawa) dan kelompok masyarakat.

Forum diskusi ini merupakan momen untuk menyalurkan aspirasi bersama kepada pihak pemerintah.

“Dengan hadirnya perwakilan dari pemerintah yakni Wakil Bupati Kabupaten Majene dan anggota DPRD Sulawesi Barat serta perwakilan dari BI pada FGD kali ini, maka kita berkesempatan untuk menyampaikan aspirasi yang hendak kita sampaikan dan juga berdiskusi bersama secara langsung. Tak hanya itu dengan telah dilaksanakannya FGD ini diharapkan para peserta mengetahui informasi dari pihak pemerintah dan latar belakang tentang apa yang sebenarnya yang terjadi kemudian bersama-sama kita mencari solusi yang terbaik”, ujar Azhari, Ketua Dewan Eksekutif (DEMA) STAIN Majene yang menjadi Ketua Panitia dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Tidak hanya itu, FGD dinilai menarik karena mengakat isu yang belakangan ini ramai diperbincangkan seluruh masyarkat Indonesia.

“Ini merupakan kegiatan yang cukup menarik karena mengangkat isu yang sedang hangat di kalangan masyarakat dan kegiatan ini merupakan jalan alternatif khususnya kami sebagai mahasiswa menyampaikan aspirasi-aspirasi terkait dengan kenaikan harga BBM ini. Dan apapun solusi atau kebijakan yang diputuskan nantinya semoga itu semua demi kebaikan masyarakat”, ucap Nur Iman salah satu peserta FGD.

Iqsam, Ketua Koordinator BEMNUS Sulawesi mengharapkan agar FGD ini dapat memberikan solusi bersama atas permasalahan BBM yang terjadi saat ini.

“Melalui FGD ini, BEMNUS Pulau Sulawesi punya cara sendiri untuk menanggapi dan menyampaikan aspirasi terkait kenaikan BBM. Semoga diskusi ini dapat menghasilkan solusi bersama dalam mengevaluasi persoalan BBM ini. Dan jika bantuan sosial nantinya akan didistribusikan harapannya dapat dikawal dan tepat sasaran,“ ungkapnya.

Selanjutnya Ketua Koordinator Pusat BEMNUS pada sambutannya menyampaikan hal yang selaras.

“Saya harapkan forum diskusi pada kesempatan seperti ini bisa menghasilkan sesuatu yang kreatif dan solutif terkait kenaikan BBM ini,” pintanya.

Reporter : Muh. Tasrief, Annida Indah Khofiyah
Editor : Andi Yusrah. AR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0