Majene-Lima sidik. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene Menggelar Wisuda Sarjana ke-8 Program Studi (S1) dan Magister (S2) Di Gedung Auditorium Terpadu Lantai 5 pada Senin (27/4/26).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Hj. Wasilah, S.T., M.T.; Wakil Ketua I, Dr. Nasir; Wakil Ketua II, Dr. Basman, M. Ag.; Wakil Ketua III, Dr. Abdul Rahman, M. Pd., Ph. D.; Saefur Rochim, SH, MH selaku Kakanwil Kemenhum Sulawesi Barat; serta seluruh civitas akademika, wisudawan, dan orang tua wisudawan-wisudawati.
Sidang senat dibuka oleh Ketua Senat, Prof. Dr. Bahruddin, M.Ag. Sementara itu, sebanyak 176 wisudawan dari tujuh program studi (prodi) secara resmi dikukuhkan oleh Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Wasilah, S.T., M.T.
Adapun mahasiswa berprestasi dalam Wisuda ke-8 STAIN Majene terdiri atas lulusan terbaik dari masing-masing jurusan,
Jurusan Tarbiyah dan Keguruan, peringkat pertama diraih oleh Endang Sopiana, S. Pd. dengan IPK 3,98. Dari Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam (SEBI), peringkat pertama diraih oleh Rizqi An’nisah, S. H. dengan IPK 3,98. Adapun dari Jurusan Ushuluddin Adab dan Dakwah (UAD), peringkat pertama Zulkifli Rahim, M. Sos. dengan IPK 3,92.
Dalam Sambutannya Prof. Wasilah menyampaikan selamat kepada wisudawan dan menegaskan bahwa wisuda adalah awal untuk menjadi pribadi lebih baik di hadapan Allah SWT.
“Saya sebagai ketua menyampaikan syukur dan bahagia serta selamat untuk para wisudawan dan berpesan bahwa ini bukanlah akhir melainkan awal untuk kesempatan selanjutnya dan menjadi sebaik-baiknya manusia terutama di sisi Allah SWT.” Ujarnya.
Saefur Rochim SH, MH. Selaku Kakanwil Kemenkum Sulawesi Barat menyampaikan harapannya
“Saya berharap akademisi dapat berperan aktif meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghargaan terhadap kekayaan intelektual di Sulawesi Barat. Saat ini, kesadaran tersebut masih perlu didorong, termasuk dalam hal pendaftaran hak kekayaan intelektual yang telah difasilitasi negara. Perguruan tinggi juga diharapkan terus mengembangkan potensi ini, mengingat kekayaan intelektual menjadi salah satu indikator peningkatan ekonomi masyarakat.” Ujarnya.
Sementara itu, Indra Aditya Putra, S.H.,dari Program Studi Hukum Keluarga Islam, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah dinobatkan sebagai wisudawan tercepat.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bahagia menjadi lulusan tercepat STAIN Majene. Motivasi utama saya adalah orang tua, serta tekad sebagai perantau untuk kembali ke kampung halaman dengan membawa nama baik dan membanggakan keluarga. Semoga ke depan saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat, serta STAIN Majene semakin berkembang.”
Reporter: Arfa Yunita
Editor: Dewi Karlina