Majene – Lima Sidik. Dosen Jurusan Syariah dan Ekonomi Bisnis Islam (SEBI), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, kembali menorehkan prestasi akademik. Mereka berhasil menerbitkan artikel ilmiah berjudul “Appointment of Regional Heads without Direct Electronic” dalam jurnal Justicia Islamica terindeks Scopus Prospek Quartile 1, pada Selasa (24/06/2025).

Penelitian ini berlangsung selama tujuh bulan, dengan rincian dua bulan untuk proses penulisan, serta lima bulan untuk tahapan pengajuan, peninjauan, dan revisi artikel.

Artikel tersebut ditulis oleh lima penulis, empat di antaranya merupakan guru besar dari berbagai perguruan tinggi. Dua dosen dari STAIN Majene yang terlibat adalah Dr. Muhammad Mutawalli Mukhlis, selaku penulis pertama, dan Prof. KH. Muhammad Mawardi Djalaluddin. Adapun penulis lainnya adalah Prof. Maskun dari Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Saleh Tajuddin dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, dan Zulhilmi Paidi dari Universitas Utara Malaysia.

Artikel ini membahas persoalan pengangkatan kepala daerah di Indonesia yang dinilai tidak demokratis dan cenderung otoriter. Selama ini, kepala daerah kerap ditunjuk melalui mekanisme politik tertentu, padahal seharusnya mereka dipilih berdasarkan musyawarah, sesuai dengan nilai-nilai demokrasi dan prinsip-prinsip Islam.

Dalam wawancara bersama Lima Sidik, Dr. Muhammad Mutawalli menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama dalam sistem pengangkatan kepala daerah di Indonesia adalah ketidaksesuaian antara nilai-nilai demokrasi dan prinsip-prinsip Islam dalam proses seleksi pejabat publik.

“Harapan ke depan, tulisan ini dapat memberikan sumbangan gagasan dalam menyelesaikan problematika ketatanegaraan, khususnya terkait pengangkatan kepala daerah. Semoga gagasan tersebut bisa diwujudkan secara konkret,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sering kali sebuah ide dianggap rumit atau mustahil untuk diterapkan. Namun menurutnya, tugas seorang peneliti adalah menawarkan solusi yang solutif dan mudah diterima oleh masyarakat.

“Tentu, terkadang sebuah gagasan dinilai rumit dan hampir mustahil untuk diwujudkan. Namun dalam usaha mencapai sesuatu yang ideal, tantangan pasti selalu ada. Tugas peneliti adalah menyajikan gagasan yang solutif, konkret, dan dapat diterima oleh masyarakat serta akomodatif bagi seluruh pihak yang terkait,” tutupnya.

Reporter: Nurrezky Ramadhany Arsyad

Editor: Dewi Karlina

24 thoughts on “Dosen SEBI STAIN Majene Berhasil Terbitkan Artikel di Jurnal Justicia Islamica Terindeks Scopus Q1”

  1. I found this article really useful! This gave me some interesting information to think about. While searching for something entertaining to watch, I came across ดูซีรีย์ออนไลน์ and found quite a few interesting series along the way. Keep sharing interesting content!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0