Majene – Lima Sidik. Dr. Usri, S.Pd.I., M.Pd., dosen Jurusan Tarbiyah dan Keguruan di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene, berhasil meraih gelar doktor dalam bidang Pendidikan dan Keguruan di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Senin (13/1/2025).
Dalam sidang promosi doktor yang digelar di Gedung Pascasarjana Lantai 1 UIN Alauddin Makassar, Usri sukses mempertahankan disertasi berjudul “Evaluasi Program Pembelajaran pada Program Studi Pendidikan Agama Islam STAIN Majene Menggunakan Model Discrepancy”.
Sidang tersebut dipromotori oleh Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., dengan dua kopromotor, yakni Prof. Dr. Hj. Misykat Malik Ibrahim, M.Si., dan Dr. Saprin, M.Pd. Selain itu, sidang dihadiri oleh tiga penguji utama, yaitu Prof. Dr. Siti Mania, M.Ag., Prof. Dr. Hj. Amrah Kasim, M.A., dan Dr. Hj. St. Syamsudduha, M.Pd., serta satu penguji eksternal, Dr. Abdul Halik, M.Pd.I.
Meski memiliki tanggung jawab sebagai dosen tetap di STAIN Majene, Usri berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 2 tahun, 10 bulan, dan 24 hari dengan IPK sempurna, yakni 4.00, serta predikat sangat memuaskan.
Dalam wawancara dengan Lima Sidik melalui WhatsApp, Usri menuturkan bahwa manajemen waktu menjadi hal penting dalam menyelesaikan studi.
“Kuliah S3 tidak meninggalkan tugas utama menjadi dosen, tetapi tetap melaksanakan tugas utama sebagai dosen sambil kuliah. Hal terpenting adalah manajemen waktu dan ikut circle pertemanan yang saling support dalam menyelesaikan studi,” ungkapnya.
Usri mengapresiasi peran circle pertemanan dalam proses studinya.
“Circle pertemanan sangat berpengaruh dalam mendukung penyelesaian masa studi dengan cepat. Saya ingin berterima kasih kepada keluarga dan khususnya teman saya, Dr. Ashar Hidayah, M.Pd., dan Dr. Arif Tirtana, M.Pd., yang telah banyak membantu dan mendukung saya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Usri menyebutkan bahwa dukungan STAIN Majene juga menjadi faktor keberhasilannya meraih gelar doktor.
“STAIN Majene sangat mendukung, terutama saat saya diizinkan untuk mundur sebagai Ketua Program Studi PAI untuk bisa fokus menyelesaikan studi,” tutupnya.
Reporter: Annida Indah Khofiyah
Editor: Ainung Salim