Majene – Lima Sidik. Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene berkolaborasi dengan Pesantren Tinggi Khatamun Nabiyyin Jakarta gelar kegiatan Diskusi Panel dengan tema “Analisis Komparatif Kekerasan dalam Dunia Pendidikan: Pesantren Tinggi vs Perguruan Tinggi” di Aula Gedung Perpustakaan Lantai 3 pada Selasa, (14/05/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang pentingnya mencegah kekerasan dalam dunia pendidikan yang saat ini sedang marak terjadi. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antar perguruan tinggi dan pesantren tinggi.
Diskusi panel ini di hadiri oleh dua pemateri yakni mahasiswi STAIN Majene, Nengsi Warna Sari, dan Mahasantri Pesantren Khatamun Nabiyyin Jakarta, Dian Ainun Muthmainnah. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh mahasiswa dari STAIN Majene, Universitas Sulawesi Barat dan Mahasantri dari Ma’had Aly Lathifiyah Parappe.
Diskusi panel ini membahas terkait kekerasan seksual pada perempuan di tingkat perguruan tinggi dan kasus bullying di pesantren.
Lebih lanjut, Ketua Dema STAIN Majene, Muh. Ainun Najib berharap agar kegiatan ini dapat menambah pengetahuan mahasiswa dan dapat mencegah tindak kekerasan di perguruan tinggi.
“Harapannya tindak lanjut dari kegiatan ini agar bila terjadi tindak kekerasan mahasiswa tidak bungkam dan dapat mengadukan hal tersebut,” harapnya.
Reporter: Annida Indah Khofiyah
Editor: Ainung Salim