Mamuju – Lima Sidik. Harclinda, salah satu mahasiswi alumni Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene lulus Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) dalam Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) yang dilaksanakan dua kali selama dua tahun, fase Singapore dan fase Indonesia, Senin (01/05/2023).

SIYLEP merupakan salah satu Program Pemerintah melalui Kemenpora RI yang bekerja sama dengan negara tujuan dan Harclinda menjadi salah satu delegasi dari PPAN yang lulus.

Dalam wawancara via WhatsApp, ia menyampaikan bahwa setelah dinyatakan lulus, Harclinda sangat bahagia dan bangga karena sebelumnya pernah gagal terpilih menjadi delegasi pada tahun sebelumnya. Padahal ia telah memberikan performa terbaik.

“Berangkat dari situ saya penasaran dan mulai bergabung dengan Purna Caka Muda Indonesia (PCMI) Sulbar dan mencari tahu apa yang menjadi poin utama mereka dalam memilih delegasi. Tahun ini I just do my best tapi tidak terlalu berambisi untuk terpilih,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga memberitahukan apa yang harus ia persiapkan untuk bisa lulus dalam program ini.

“Untuk bisa lulus dalam PPAN ini, saya telah mempersiapkan banyak hal. Diantaranya Menulis Post Project Acvtivity dengan baik, mempersiapkan Cultural Performance , dan bagaimana bersikap dalam Focus Group Discussion,” tuturnya.

Diakhir, Harclinda menyampaikan pesan untuk mahasiswa/i di STAIN Majene

“Untuk teman-teman dan adik-adik mahasiswa(i) di STAIN Majene, persiapkan diri kalian untuk mengikuti PPAN ditahun berikutnya. Tetap percaya diri, berusaha dengan baik, dan jangan lupa tetap berdoa dan bertawakal,” tutupnya.

Reporter : Husnia Ramadani
Editor: Babul Sakinah, Annida Indah Khofiya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0