Foto : Anwar Wahab, Khaeril Umam, dan Toha Munim,mahasiswa prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam STAIN Majene pada ajang Pengembangan Skenario Film, TV, dan OTT SCENE 2022 oleh Kemenparekraf.

Banjarmasin-Limasidik. Tiga mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAIN Majene, yaitu Anwar Wahab, Khaeril Umam, dan Toha Munim sukses ikuti kurasi ide cerita skenario film pada ajang Masterclass Pengembangan Skenario Film, TV, dan OTT SCENE 2022 (12-13/04), Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

SCENE merupakan ajang peningkatan kualitas skenario yang dihasilkan para konten kreator film, TV, dan Over The Top (OTT) yang diselenggarakan sejak tahun 2020 oleh Kementrian Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pada perhelatan kali ini telah berlangsung pada 12-13 April 2022 di Hotel Galaxy, Banjarmasin secara luring dan akan dilanjutkan secara daring selama sepekan.

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Syaifullah selaku Direktur Aplikasi Permainan, Televisi, dan Radio Kemenparekraf.

Ketua Badan Perfilman Indonesia Gunawan Paggaru, produser dan penulis cerita anak Dedey Natalia, dan akademisi film Institut Kesenian Jakarta Eric Gunawan, turut hadir sekaligus menjadi mentor.

Foto : Suasana Kegiatan Pengembangan Skenario Film, TV, dan OTT SCENE 2022 yang diselenggarakan di Banjarmasin.

Setelah berhasil melalui tahapan seleksi pembuatan skenario cerita, tiga mahasiswa tersebut merasa senang dapat lolos ke tahap selanjutnya. Mereka mengungkapkan perasaan senangnya via WhatsApp kepada Limasidik (14/04).

“Tentunya senang telah berhasil melewati tahapan seleksi ini, awalnya kami hanya sekedar mencoba lalu mengajukan sebuah skenario cerita. Alhasil kami tidak menyangka, rupanya cerita tersebut dinilai menarik dan alhamdulillah kami dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Masterclass Pengembangan Skenario Film, TV, dan OTT SCENE 2022,” tutur Toha.

“Intinya senang setelah dinyatakan lolos karena tentu akan ada hal-hal baru yang diperoleh, baik itu dari segi wawasan, pengalaman, bahkan relasi,” lanjut Khaeril.

Dalam wawancara bersama Limasidik, mereka menyampaikan pesan kepada pengiat film Sulawesi Barat.

“Kami berpesan kepada sineas yang ada di Sulawesi Barat khususnya teman-teman STAIN Majene untuk tidak pernah ragu dalam memulai sesuatu karena kita tidak akan tahu hasilnya jika ide pemikiran tidak pernah dieksekusi dan juga jangan pernah berpikiran karena kita dari Sulawesi Barat atau dari kampung, karena semua orang berpotensi untuk bisa. Jadi, jangan pernah ragu untuk memulai,” ungkap Toha.

Senada dengan Toha, Anwar juga berharap capaiannya dapat menginspirasi sineas-sineas Sulawesi Barat.

“Sulawesi Barat punya banyak sineas berbakat, hanya saja kurang dalam hal relasi saja. Semoga dengan adanya kami, bisa menjadi contoh untuk para sineas agar terinspirasi selalu belajar, mau mencari pengalaman dan mau berkorban waktu serta materi,” harap Anwar.

Reporter : Baiq Sukma Widyawati

Editor : Andi Yusrah

17 thoughts on “Membanggakan! Mahasiswa KPI STAIN Majene Sukses Ikuti SCENE 2022 Masterclass di Banjarmasin”

  1. Hiya, I am really glad I’ve found this info. Nowadays bloggers publish just about gossips and net and this is really frustrating. A good website with interesting content, this is what I need. Thanks for keeping this site, I’ll be visiting it. Do you do newsletters? Cant find it.

  2. I like what you guys are up too. Such clever work and reporting! Carry on the superb works guys I’ve incorporated you guys to my blogroll. I think it’ll improve the value of my web site :).

  3. I am not sure where you’re getting your information, but good topic. I needs to spend some time learning more or understanding more. Thanks for magnificent information I was looking for this information for my mission.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube20
Instagram0